Virus Corona Jabodetabek

UPDATE Virus Corona Depok 13 Mei, Kurva Covid-19 di Depok Semakin Melambat, Ini Datanya

HORE! Kurva Covid-19 di Depok Semakin Melambat, Ini Datanya. Simak selengkapnya dalam berita ini.

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Update virus corona depok per 13 Mei 2020 menunjukkan angka yang baik.

Pergerakan kurva Covid-19 di Kota Depok semakin hari semakin menunjukkan perlambatan.

Dalam dua hari ini saja jumlah pasien yang dinyatakan positif virus corona hanya bertambah dua sampai tiga kasus perhari.

Pertambahan juga diikuti oleh pasien positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh, bahkan dari hari Minggu (10/5/2020) ke Senin (11/5/2020) jumlahnya langsung melonjak hingga 5 orang.

Hingga Rabu (13/5/2020) sore, jumlah pasien positif Covid-19 di Kota Depok tercatat bertambah 2 orang, dan yang sembuh serta meninggal masih berada di angka yang sama sejak Selasa (12/5/2020) malam.

"Kasus konfirmasi (positif) berjumlah 365 orang, 66 dinyatakan sembuh, dan 21 meninggal," papar Wali Kota Depok Mohammad Idris dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Rabu (13/5/2020).

Ustaz Abdul Somad Jelaskan Tata Cara Itikaf Selama Masa Pandemi Virus Corona,Bisa Dilakukan di Rumah

Sementara Orang Tanpa Gejala (OTG) tercatat diangka 1.426 orang dengan rincian 561 telah selesai dipantau dan 864 lainnya masih dalam pemantauan.

Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 3.518 orang dengan rincian 1.993 dinyatakan selesai dipantau dan 1.525 masih terus dilakukan pemantauan.

Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 1.354 orang dengan rincian 662 dinyatakan telah selesai diawasi dan 692 masih terus diawasi.

Dibandingkan hari sebelumnya (12/5/2020), jumlah PDP hanya bertambah satu orang. Untuk pasien yang dinyatakan selesai diawasi juga mengalami pertambahan sebanyak 19 orang.

Namun sayangnya, jumlah PDP yang dinyatakan meninggal bertambah tiga orang dari hari sebelumnya.

VIDEO: Bibi Bocah Korban Tenggelam di Tangerang Ungkap Firasat Buruk Ayah Brandon

"Untuk PDP yang meninggal saat ini berjumlah 65 orang, status PDP tersebut merupakan pasien yang belum bisa dinyatakan positif atau negatif, karena harus menunggu hasil PCR," papar Idris.

Nantinya, kata Idris, data hasil PCR dikeluarkan olehPublic Health Emergency Operating Center (PHEOC) Kemenkes RI.

Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved