Liga Jerman

Jens Lehmann Yakin Virus Corona Tidak Memengaruhi Atlet, Dia Minta Manusia Beradaptasi dengan Virus

Yang ada sekarang hanya harapan. Hingga sejauh ini kita tidak punya apa-apa. Karena itu Anda tidak tidak dapat menghentikan semua kegiatan.

n-tv.de
Mantan penjaga gawang Arsenal yang kini menjabat sebagai asisten pelatih FC Augsburg, Jens Lehmann, meyakini virus corona tidak terlalu berpengaruh kepada pemain sepak bola. Dia meminta manusia hidup berdampingan dengan virus corona dan keberadaan virus itu tidak bisa jadi alasan untuk menghentikan semua kegiatan. 

Mantan penjaga gawang tim nasional Jerman, Jens Lehmann, meyakini virus corona bukanlah masalah besar bagi pemain sepak bola yang fit dan masih muda.

Keyakinan itu yang membuat Lehmann mendukung diputarnya kembali Bundesliga Jerman 2019-2020 pada akhir pekan ini.

Lehmann sempat dinyatakan positif Covid-19 pada pertengahan bulan Maret lalu.

Mantan penjaga gawang tim nasional Jerman, Jens Lehmann, saat menghadiri Berlin Film Festival 2011.
Mantan penjaga gawang tim nasional Jerman, Jens Lehmann, saat menghadiri Berlin Film Festival 2011. (Wikipedia)

Akan tetapi, kini Lehmann sudah sehat kembali dan di dalam tubuhnya sudah tidak lagi ditemukan virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19.

Lehmann mengatakan, selama gejala akibat terjangkit SARS CoV-2 tidak terlalu buruk, maka kondisi pemain pemain sepak bola akan baik-baik saja.

“Kami punya banyak pemain yang terinfeksi dan kebanyakan dari mereka tidak menunjukan gejala. Selama gejalanya tidak terlalu buruk, saya pikir para pemain harus terus berkegiatan,” katanya, seperti dilansir beIN Sports.

“Jadi, saya pikir untuk orang yang masih muda, sehat, dengan sistem imun yang kuat, itu bukan masalah besar,“ imbuh Lehmann.

Jens Lehmann saat membela Arsenal.
Jens Lehmann saat membela Arsenal. (Daily Star)

Lehmann juga mengatakan, manusia harus terbiasa hidup dengan virus SARS-CoV-2 sambil menunggu tersedianya vaksin yang bisa melumpuhkan virus yang menyerang saluran pernapasan itu.

“Pada akhirnya Anda harus hidup dengan virus ini, karena satu-satunya yang menjadi dasar lockdown ini adalah harapan bahwa pada akhirnya kita akan menemukan vaksin atau obat yang bisa menyembuhkannya,“ katanya.

“Namun, yang ada sekarang hanya harapan. Hingga sejauh ini kita tidak punya apa-apa. Karena itu Anda tidak dapat menghentikan semua kegiatan,“ tambah mantan penjaga gawang Arsenal itu.

Halaman
123
Penulis: Merdi Iskandar
Editor: Merdi Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved