BPJS Kesehatan

Iuran BPJS Kesehatan Naik, Arief Poyuono: Makin Sebel Saja Rakyat Sama Jokowi

WAKIL Ketua Umum Partai Gerindra FX Arief Poyuono mempertanyakan siapa orang yang mengusulkan Presiden Joko Widodo menaikkan iuran BPJS Kesehatan.

Editor: Yaspen Martinus
TRIBUNNEWS/JEPRIMA
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono saat ditemui tim Tribunnews.com di Kawasan Bekasi, Jawa Barat, Selasa (12/5/2020). Arief Poyuono menceritakan tentang warisan dari orang tuanya mengenai ramuan jamu yang diperolehnya sehingga dirinya memproduksi jamu anti Virus Corona. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra FX Arief Poyuono mempertanyakan siapa orang yang mengusulkan kepada Presiden Joko Widodo untuk menaikkan iuran BPJS Kesehatan.

Menurutnya, dengan menaikkan iuran BPJS Kesehatan kelas I dan II melalui Peraturan Presiden Nomor 64 Tahun 2020, citra Jokowi di mata rakyat akan hancur.

Arief Poyuono menduga, orang yang mengusulkan kenaikan iuran BPJS Kesehatan kepada Jokowi berniat membuat rakyat sebal dengan Jokowi.

DAFTAR Besaran THR Lebaran 2020 yang Diterima Non PNS, Paling Lambat Dibayarkan Setelah Hari Raya

Khususnya, karena rakyat Indonesia saat ini sedang menderita akibat pandemi Covid-19.

"Siapa lagi ini yang mengusulkan? Mau ngancurin Jokowi dengan minta Jokowi mengeluarkan Perpres kenaikan iuran BPJS Kesehatan?"

"Makin sebel saja rakyat sama Jokowi. Sudah susah karena Covid-19 sekarang malah mau peras Jokowi," kata Arief Poyuono kepada Tribun, Rabu (13/5/2020).

Pemerintah akan Longgarkan PSBB Bila Tingkat Kepatuhan Masyarakat Terhadap Protokol Kesehatan Tinggi

Arief Poyuono menjelaskan, keadaan ekonomi keluarga kelas menengah dan bawah saat ini sudah ambruk.

Masyarakat yang bekerja di sektor formal banyak yang kena PHK.

Usaha kecil menengah pun sudah banyak yang tutup.

Mabes Polri Pastikan Kabar 6 Polisi Gugur karena Covid-19 dan 136 Anggota Positif Adalah Hoaks

"Di mana pengusahanya saja sudah banyak yang enggak mampu bayar angsuran bank alias macet sudah 5 bulan."

"Ini kok malah BPJS Kesehatan iurannya dinaikkan?"

"Sungguh tidak melihat realitas keadaan ekonomi dan sosialnya masyarakat," sambung Arief Poyuono.

Nilai Bansos DKI Tahap Dua Naik Jadi Rp 225 Ribu per Paket

Arief Poyuono pun berpesan kepada orang-orang di sekeliling Jokowi agar lebih bijak menyikapi Perpres Kenaikkan Iuran BPJS kesehatan.

"Cobalah orang-orang yang mengusulkan kepada Jokowi itu lebih bijak, karena Perpres kenaikan Iuran BPJS Kesehatan bikin rakyat makin sebel dan nyumpahin Jokowi."

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved