Ini Harapan Aditya Putra Dewa untuk Anaknya Saat Bulan Suci Ramadhan 1441 H

Aditya Putra Dewa berbagi cerita tentang keluarganya saat menjalani ibadah puasa di bulan suci Ramadhan 1441 H.

istimewa
Aditya Putra Dewa bersama keluarganya. 

WARTAKOTALIVE.COM, CIBINONG - Aditya Putra Dewa berbagi cerita tentang keluarganya saat menjalani ibadah puasa di bulan suci Ramadhan 1441 H.

Pemain belakang PS Tira Persikabo itu menjelaskan sejak Kompetisi Liga 1 2020 dihentikan dan tim Laskar Padjajaran diliburkan akibat wabah Covid-19, dirinya memilih untuk pulang ke kampung halamannya di Makassar.

Di Makassar, Aditya berkumpul bersama keluarganya sambil menjalankan program latihan yang telah diberikan tim pelatih guna menjaga kebugaran tubuh.

Aditya Putra Dewa Tetap Bersyukur Meski Gaji Hanya Dibayar 25 Persen

Usai menjalankan kewajiban dan tanggung jawabnya sebagai pesepakbola professional, Aditya tak lupa untuk mengajarkan nilai-nilai kebaikan kepada sang buah hatinya.

Bersama sang istri yang bernama Dewi Andriani, mantan PSIM Yogyakarta itu selalu mengajak anaknya untuk membaca ayat suci Al-Quran.

"Saya dan istri terus berupaya menanamkan nilai-nilai kebaikan agar nantinya bisa diterapkan anak-anak dalam menjalani kehidupan. Dalam bulan puasa ini saya dan istri mengajarkan anak-anak membaca dan memahami isi kandungan Al-Quran," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Rabu (13/5/2020).

Lebih lanjut, Aditya membeberkan bahwa saat ini anaknya yang pertama bernama Alea Zhevana Mustika dan Muhammad Al Keano Benzema terus berupaya untuk khatam Al-Quran di bulan Ramadhan 1441 H.

Aktivitas Favorit Aditya Putra Dewa Saat Bulan Suci Ramadan

"Saat ini anak pertama saya sudah mencapai juzz 18 Al-Quran dan untuk Benzema saat ini baru mencapai juz 10," tegasnya.

Aditya pun berharap agar anak-anaknya dapat mengimplementasikan isi ayat suci Al-Quran di dalam kehidupannya.

"Saya berdoa dan berharap semoga anak-anak saya bisa khatam di bulan Ramadhan ini dan selalu menanamkan nilai-nilai kebaikan di dalam kehidupan," tegasnya.

Sementara itu, PSSI telah menggelar rapat Komite Eksekutif (Exco), dengan cara virtual, Selasa (12/5/2020) malam.

Berdasarkan hasil rapat yang berlangsung mulai pukul 21.00 - 23.00 WIB itu, ada tiga poin penting yang masuk dalam pembahasan di antaranya, nasib Liga 1 dan 2 2020 yang tengah ditangguhkan, desakan RUPS PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan Piala Dunia U-20 2021.

Khusus kompetisi, PSSI masih mengacu pada SKEP/48/III/2020 tanggal 27 Maret 2020 terkait situasi liga dalam keadaan kahar/force majeure sesuai dengan status BNPB.

Artinya, kelanjutan Liga 1 dan 2 2020 masih dilihat dan dapat diketahui pada 29 Mei 2020 mendatang.

Nantinya, jika situasi dan kondisi di Tanah Air dinyatakan terbebas dari Covid-19, maka kompetisi dapat dilanjutkan kembali.

Penulis: Yudistira Wanne
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved