Kesehatan

Hati-hati Ngemil Berlebih saat di Rumah Aja, Ini Langkah-langkah Ngemil Bijak Ala Mondelez Indonesia

Mondelez Indonesia mengajak masyarakat untuk ngemil lebih bijak untuk mendapatkan manfaat camilan secara lebih seimbang selama Ramadan di rumah aja.

Mondelez Indonesia
Mondelez Indonesia mengajak masyarakat untuk ngemil lebih bijak melalui kampanye #NgemilBijak selama Ramadan di #dirumahaja. 

"Kegiatan ngemil sebaiknya dilakukan secara sadar agar manfaat bisa didapatkan. Makanlah secara perlahan dan nikmati setiap gigitannya..." 

"Ajak seluruh indera tubuh Anda terlibat, mulai dari memperhatikan bentuk, mencium aroma, menikmati rasa, hingga sensasi suara saat menggigit atau mengunyah camilan...”

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Ngemil atau makan camilan menjadi kebiasaan untuk kebanyakan orang yang beraktivitas di satu tempat, tidak jalan atau pergi-pergi.

Dalam situasi pandemi covid-19 di mana kebijakan di rumah aja (#dirumahaja) diterapkan, disadari atau tidak, sangat memungkinkan masyarakat ngemil secara berlebih. Tak jarang, timbul kekhawatiran akan efeknya nanti.

Memahami pentingnya manfaat camilan seimbang bagi masyarakat, Mondelez Indonesia meluncurkan kampanye #NgemilBijak guna mendorong setiap orang untuk lebih bijak mengkonsumsi camilan sehingga bisa mendapatkan manfaat secara lebih seimbang, baik untuk tubuh maupun pikiran.

Cadbury Bagikan 9.000 Paket Berbuka plus Cokelat untuk Tenaga Medis dan Keluarga Pasien Covid-19

Konsumsi Kurma Saat Sahur dan Berbuka Puasa, Ini 15 Manfaat Buah Kurma untuk Kesehatan

Head of Corporate Communication Mondelez Indonesia Khrisma Fitriasari menjelaskan, kampanye #NgemilBijak merupakan inspirasi agar masyarakat memilih camilan yang tepat, mengkonsumsinya pada waktu yang tepat, serta menikmati camilan tersebut dengan cara yang tepat pula.

“Kampanye ini sejalan dengan tujuan global dari Mondelez International, yakni ‘Empower People to Snack Right’, untuk terus menginspirasi masyarakat mengkonsumsi camilan secara lebih bijak melalui produk-produknya yang ikonik, seperti biskuit Oreo, cokelat Cadbury atau keju KRAFT,” jelas Khrisma dalam pernyataan tertulisnya yang diterima Wartakotalive.com, Rabu (13/5/2020).

Perusahaan Es Krim Aice Group Bangun Sistem Pencegahan Covid-19 di Kalangan Pekerja

Gandeng GP Ansor, Tak Hanya APD, Aice Group juga Donasi Es Krim untuk Tenaga Medis Covid-19

23 Persen lebih banyak dari global

Pada dasarnya orang Indonesia memang suka ngemil, bahkan 23% lebih banyak daripada rata-rata global, seperti diungkapkan melalui sebuah studi konsumen bertajuk ‘The State of Snacking’ yang dilakukan di Indonesia dan 11 negara lainnya.

Selain itu, hasil studi dari Mondelez Internasional tersebut juga menjelaskan bahwa rata-rata orang Indonesia bergantung pada camilan untuk memenuhi kebutuhan mental dan emosional.

ILUSTRASI Makan camilan atau ngemil. Mondelez Indonesia mengajak masyarakat untuk ngemil lebih bijak melalui kampanye #NgemilBijak selama Ramadan di #dirumahaja.
ILUSTRASI Makan camilan atau ngemil. Mondelez Indonesia mengajak masyarakat untuk ngemil lebih bijak melalui kampanye #NgemilBijak selama Ramadan di #dirumahaja. (Mondelez Indonesia)

Psikolog Klinis Tara De Thouars mengamini bahwa kebiasaan ngemil berlebih memang sangat rentan terjadi selama #dirumahaja di masa pandemi ini.

Hal tersebut dipicu oleh rasa bosan atau kondisi emosi tidak stabil dikarenakan perubahan kebiasaan yang mendadak, ataupun ketakutan akan pandemi itu sendiri.

Halaman
123
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved