Breaking News:

Uang Palsu

Pekerja Seks Komersial Korban Uang Palsu di Jakarta Dapat Menghirup Udara Bebas

Polsek Tebet, Jakarta Selatan, mengungkapkan adanya peredaran uang palsu pecahan Rp 100.000 di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar DKI Jakarta.

Penulis: Dodi Hasanuddin | Editor: Dodi Hasanuddin
Warta Kota/Budi Malaw
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus gelar konferensi pers ungkap kasus pembuatan dolar palsu, di Mapolda Metro Jaya, Jumat (17/1/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Polsek Tebet, Jakarta Selatan, mengungkapkan adanya peredaran uang palsu

pecahan Rp 100.000 di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta, Selasa (12/5/2020).

Hal tersebut terbukti dari diamankannya seorang wanita.

Penahananan wanita tersebut menjadi heboh. Sebab, video penahanan wanita itu viral di media sosial.

Kapolsek Tebet, Kompol Imran Gultom, mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Minggu (10/5/2020) di Pasar Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan.

Wanita tersebut membeli penanak nasi eletronik atau magic com. Ternyata sang pedagang memeriksa uang tersebut. Dari hasil pemeriksaan sementara ternyata uang itu palsu

Uang palsu yang digunakan berbelanja oleh seorang wanita di Pasar Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, ternyata didapat dari pria hidung belang.

"Dia butuh duit, jadi dia 'melayani' orang di Taman Lawang. Duitnya dia pakai buat beli magic com   nggak tahunya duit palsu," kata Imran. 

Mengapa Indonesia Rentan Wabah Virus Corona? Berikut 6 Indikatornya

Daging Babi Menyerupai Daging Sapi Beredar, Begini Cara Membedakannya

Gugat Cerai Mey Lee, Okan Cornelius Sebut Ada Perbedaan Cara Mendidik Anak

Nabila Faisal Semakin Rajin Ibadah Sejak Pasangannya Marcell Darwin Memutuskan Masuk Islam

Imran menyatakan bahwa wanita tersebut diamankan setelah pihaknya menerima laporan masyarakat tentang peredaran uang palsu.

Meski sempat diamankan, wanita tersebut tidak ditahan. Sebab, dia juga merupakan korban dan tidak tahu uang hasil kerjnya itu merupakan uang palsu.

"Wanita itu tidak memiliki niat untuk berbelanja atau bahkan mengedarkan uang palsu. Dia juga korban, tidak tahu kalau uangnya palsu," tandas Imran.

Ia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terkait peredara uang palsu menjelang Hari Raya Idul Fitri.

"Kalau ada temuan uang palsu, segera laporkan ke Polsek terdekat," ujar Imran.

Imran menambahkan bahwa pihaknya akan tetap menyelidiki temuan uang palsu di Pasar Bukit Duri, Jakarta Selatan.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved