Dibentuk Tim Gugus Tugas Awasi Pasar, Ingatkan Pedagang dan Pembeli Pakai Masker dan Jaga Jarak!

Khawatir jadi lokasi rentan penyebaran, jangan sampai kita lalai dalam melaksanakan (PSBB). Karena wabah Covid-19 belum selesai

Istimewa
Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersama Jurnalis Bekasi membagikan 20.000 lembar masker gratis kepada para pedagang di Pasar Baru Bekasi, di Jalan Insinyur Juanda, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jumat (17/4/2020). 

Masih minimnya kesadaran masyarakat untuk mengindahkan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) saat berada di area pasar membuat Polrestro Bekasi membentuk tim Gugus Tugas Covid-19 khusus di pasar.

Nantinya, tim yang terdiri dari kepolisian, unsur Pemerintah Kabupaten Bekasi, seperti Dinas Perhubungan, Satpol PP maupun Dinas Perdagangan, akan selalu mengawasi penerapan aturan PSBB.

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Hendra Gunawan mengatakan pasar menjadi lokasi yang tetap beroperasi sebab menjadi kebutuhan bagi masyarakat.

Sayangnya, seringkali pengunjung pasar tak mengindahkan aturan PSBB seperti jaga jarak, pakai masker, dan lainnya.

“Maka dari itu kita buat tim, agar ada yang khusus selalu awasi pasar. Khawatir jadi lokasi rentan penyebaran, jangan sampai kita lalai dalam melaksanakan (PSBB). Karena wabah Covid-19 belum selesai,”ujar Hendra, Selasa (12/5/2020).

Meski hingga saat ini belum diketemukan pedagang atau pembeli pasar yang positif Covid-19, akan tetapi perlu diantisipasi penyebarannya.

“Tiap hari tim itu ingatkan pedagang pembeli, rajin cuci tangan, pakai masker, sarung tangan dan jaga jarak,” jelas dia.

Dengan tegas, Kapolres Hendra Gunawan mengatakan semua protokol kesehatan harus sudah berjalan di seluruh pasar di Kabupaten Bekasi guna mencegah Covid-19.

“Maka dari itu tim ada dari Polsek, Kecamatan dan Koramil agar selalu melaksanakan penertiban pasar. Dengan titik berat kebersihan lingkungan, penggunaan masker dan alat pelindung diri,” tegas Hendra.

Imbau patuhi PSBB

Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja meminta warganya terus mematuhi aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Hal itu menyusul kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi kembali mengalami lonjakan cukup tinggi.

“Kita sempat turun, sekarang terus alami kenaikan,” kata Eka.

Eka mengungkap Pemkab Bekasi terus melakukan upaya dalam memutus mata rantai Covid-19.

Seperti memperketat pengawasan PSBB di 12 lokasi check poin.

“Ada tim yang awasi di pasar ini juga sebagai upaya kami awasi untuk memutus mata rantai Covid-19, tapi tentu saja upaya kita ini harus didukung warga dan semua unsur tidak hanya pemerintah saja,” jelas dia.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved