Prostitusi Online

7 Wanita Terlibat Prostitusi Online, Semuanya Ibu Rumah Tangga, Alasan Terdesak Kebutuhan Ekonomi

Tujuh wanita merupakan ibu rumah tangga terlibat prostitusi online, mereka mengaku terpaksa melakukan perbuatan tersebut karena kebutuhan ekonomi.

Istimewa
ILUSTRASI Prostitusi online. Di Langsa, Aceh, tujuh wanita terlibat prostitusi online. Ternyata semuanya ibu rumah tangga yang mengaku terdesak kebutuhan ekonomi. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Tujuh wanita terlibat prostitusi online di Bulan Ramadan pula. 

Belakangan diketahui ketujuh wanita tersebut merupakan ibu rumah tangga yang mengaku terpaksa melakukan perbuatan tersebut karena kebutuhan ekonomi.

Adalah Aparat Reskrim Polres Langsa, Aceh membongkar bisnis prostitusi online tersebut.

Bisnis Prostitusi Online Terkuak di Tengah Pandemi Virus Corona, Pelanggannya Berpelat Nomor Merah

Fakta Baru Bisnis Prostitusi Online yang Libatkan 600 Cewek, Pengusaha dan Pejabat Jadi Pelanggan

Tujuh wanita kini ditetapkan sebagai tersangka. Dua di antaranya sebagai muncikari.

Ketujuh pelaku yang terlibat dalam bisnis haram di Bulan Ramadhan ini berstatus Ibu Rumah Tangga (IRT) yang mengaku membutuhkan uang.

Kapolres Langsa AKBP Giyarto SH SIK, melalui Kasat Reskrim, Iptu Arief S Wibowo SIK, menjelaskan, dua tersangka selaku muncikari Yus dan Hen, melakukan praktik prostitusi ini dengan menjadi penghubung.

Potensi Kekayaan Laut China Selatan Diduga 2 Kali PDB Indonesia, Karena Itu China Ngotot Menguasai?

Dijelaskan Iptu Arief, tersangka Yus dan Hen awalnya menerima pesanan atau permintaan dari lelaki yang menginginkan wanita.

Biasanya, seorang lelaki menelepon keduanya dengan maksud meminta perempuan.

Namun, mereka berdua kemudian tidak langsung mengiyakannya.

Akan tetapi, Yus dan Hen menanyai terlebih dulu kepada wanita yang sudah biasa melayani laki-laki 'hidung belang' itu.

Halaman
123
Editor: Wito Karyono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved