Virus Corona

Setelah Transportasi Umum, kini Pemerintah Wacanakan Pelonggaran Rumah Ibadah saat PSBB

Fachrul mengatakan jika terealisasi, pelonggaran di rumah ibadah akan dilakukan dengan tetap memerhatikan protokol pencegahan covid.

Editor: Mohamad Yusuf
TRIBUNNEWS/SENO TRI SULISTIYONO
Menteri Agama Fachrul Razi seusai dilantik Presiden Jokowi, di Istana Kepresidenan, Rabu (23/10/2019). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sebelumnya melonggarkan kebijakan penggunaan transportasi umum.

Kini giliran Kementerian Agama yang akan melakukan pelonggaran.

Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi mewacanakan akan melonggarkan aturan rumah ibadah.

Dilansir dari Tribunnews, Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi menyampaikan wacana pelonggaran di rumah ibadah di tengah Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pandemi virus corona.

Hal itu disampaikannya merespons beberapa anggota Komisi VIII DPR RI yang menyinggung pelonggaran PSBB.

Fachrul menegaskan pelonggaran rumah ibadah tersebut masih dalam tahap pengkajian dan perencanaan.

 Said Didu Kirim Pengacara ke Bareskrim, Minta Penyidik Memeriksanya di Rumah

 Iman Rano Karno Diuji, Oplet Si Doel mau Ditukar sama Rolls Royce Rp 12 Miliar Milik Raffi Ahmad

 40 Hari Hasil Tes Swab 8 Orang di Bekasi Tak Kunjung Keluar, Anies Kirim Tim, Satu Hari Selesai

 BREAKING NEWS: Tiga Jemaah Positif Corona Salat Tarawih di Musala, 30 Warga Tambora jadi ODP

"Misalnya relaksasi di sarana perhubungan, relaksasi di mal, nanti kami coba tawarkan juga ada relaksasi rumah ibadah. Belum kami ajukan, tapi kami sudah punya ide itu," kata Fachrul dalam rapat kerja virtual dengan Komisi VIII DPR RI, Senin (11/5/2020).

Fachrul mengatakan jika terealisasi, pelonggaran di rumah ibadah akan dilakukan dengan tetap memerhatikan protokol pencegahan covid.

Kemenag pun sedang mengkaji mendalam aturan relaksasi tersebut.

"Misalnya kita sepakat di masjid boleh salat jemaah, tetapi jemaah tidak boleh terlalu banyak, jarak antarorang lebih jauh dari aturannya, jarak antara saf lebih jauh dari aturannya, tetap memakai masker, misalnya sebelum masuk masjid melalui pemeriksaan," ucapnya.

Ia mengakui sempat mendiskusikan opsi tersebut dengan beberapa Direktur Jenderal (Dirjen) di kementeriannya.

Dari hasil diskusi itu, Fachrul mengatakan perlu ada beberapa persiapan yang harus dilakukan.

Diantaranya siapa penanggung jawab pelaksanaan relaksasi tersebut.

"Saya katakan ya mungkin pada umumnya, penanggung jawab masjid masing-masing. Rumah ibadah masing-masing. Tapi nanti kita rumuskan lebih detil-lah," ujarnya.

Cerita Nikita Willy Khatam Al-Quran dalam Waktu Dua Minggu, Ucapkan Terimakasih ke Shireen Sungkar

Penetapan Plaza Sarinah jadi Cagar Budaya Tunggu SK Gubernur DKI

Penutupan McDonalds Sarinah Hiraukan PSBB, Satpol PP DKI Tak Berkutik, ini Katanya

 Catat! Mulai Besok Warga yang Menggunakan Transportasi Umum di Depok, Wajib Kantongi Surat Tugas

 Pemprov DKI Jakarta Jamin Biaya Pendidikan Anak-anak Tenaga Kesehatan yang Meninggal hingga Kuliah

Lebih lanjut, Fachrul juga akan mengajukan rencana itu ke Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dan Kepala Gugus Tugas Covid-19 Doni Monardo.

"Saya kira nanti kita akan coba ajukan dan diskusikan dengan temen-temen lain yang sama-sama untuk mengambil keputusan itu," ucap Fachrul.

Sebelumnya, dalam rapat tersebut, beberapa anggota Komisi VIII DPR mengkritisi penutupan rumah ibadah saat penerapan PSBB.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Menag Fachrul Razi Wacanakan Pelonggaran Rumah Ibadah Saat PSBB
Penulis: chaerul umam

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved