Viral Medsos

Penutupan McDonalds Sarinah Hiraukan PSBB, Satpol PP DKI Tak Berkutik, ini Katanya

Perlu dukungan semua pihak untuk bersama memahami aturan PSBB dalam pencegahan Covid 19 di ibukota.

Editor: Mohamad Yusuf
twitter @trotoarian
Kerumunan orang pada Minggu (10/5/2020) malam di depan restoran Mcdonald Sarinah. Restoran tersebut resmi tutup dan warga mencoba mengenangnya dengan berfoto ria di restoran tersebut. Yang jadi pertanyaan kenapa tak dibubarkan, bukankan masih masa PSBB? 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Penutupan McDonald's Sarinah (McD Sarinah) masih ramai diperbincangan di media sosial.

Bukan hanya membahas kenangan yang ada selama Mcd Sarinah itu berdiri.

Namun, kali ini yang disoroti adalah terkait membludaknya pengunjung di acara penutupan Mcd Sarinah tersebut.

Mereka berkerumun di luar McD Sarinah untuk mengabadikan detik-detik restoran cepat saji asal Amerika Serikat itu ditutup.

Pasalnya saat ini tengah diterapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB Jakarta.

Dengan melarang kerumunan orang, melakukan physical distancing, memakai masker, dan lainnya.

Salah satu yang mengkritisi kejadian itu adalah Koalisi Pejalan Kaki.

Di mana mereka menyayangkan kerumunan tersebut tidak dibubarkan.

@koalisipejalankaki
Mari berdoa semoga tidak muncul cluster baru. Ada perkumpulan massa segini banyak tapi kok tidak dibubarkan?

PSBB garang di dokumen, loyo dipelakasanaan?

#PSBB
#pandemiviruscorona

Sementara itu atas terjadinya kerumunan itu, dianggap bahwa Satpol PP tidak berkutik.

Sebagai penegak Perda mereka seakan tidak mampu untuk membubarkan kerumunan tersebut.

Namun, pihak Satpol PP pun menyebut bahwa penerapan PSBB Jakarta diperlukan dukungan dari semua pihak,

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved