Breaking News:

Kasus First Travel

Impian Umrah Ribuan Jemaah Korban First Travel Terbuka Kembali, Ini Penjelasannya

Bergabungnya Natalia Rusli menjadi kuasa hukum para korban calon jamaah umrah First Travel, tampaknya memberi nafas segar baru.

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Andy Pribadi
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Tuti (65) jemaah korban First Travel (berjilbab hitam). 

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI - Sempat menguburkan mimpinya untuk dapat pergi umrah ke tanah suci karena menjadi korban penipuan agen umrah First Travel, Tuti (65) kini mendapat secercah harapan untuk mewujudkan kembali mimpinya itu.

Harapan itu setelah Tuti bersama beberapa korban First Travel lainnya, diundang menghadiri rapat dengar pendapat di Komisi III DPR, atas prakarsa kuasa hukum ribuan korban First Travel, Natalia Rusli dari Master Trust Law Firm.

Bergabungnya Natalia Rusli menjadi kuasa hukum para korban calon jamaah umrah First Travel, tampaknya memberi nafas segar baru.

Natalia Rusli, kuasa hukum korban First Travel.
Natalia Rusli, kuasa hukum korban First Travel. (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

Hingga akhirnya Natalia dapat memunculkan harapan umrah bagi ribuan korban jemaah First Travel.

"Saya bersyukur sekali, karena berkat perjuangan ibu Natalia maka harapan saya untuk bisa berangkat umrah, terbuka lagi," kata Tuti kepada wartawan, Senin (11/5/2020).

Tuti mengaku kepada agen First Travel sudah menyetorkan dana umrah sebesar Rp 21 Juta.

Uang itu adalah tabungannya selama 8 tahun dari hasil menjadi penjahit pakaian di kawasan Pela Mampang, Jakarta Selatan.

Komunitas Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umroh (PPIU) Akan Berangkatkan 1000 Korban First Travel

Kumpulkan Rp 40 Ribu Tiap Hari Demi Bisa Umrah, Buruh Cuci Ini Malah Jadi Korban First Travel

Menag Ingin Berangkatkan Umroh, Korban First Travel: Jangan Cuma Wacana

VIDEO: Korban First Travel Siap Kawal Ucapan Menteri Agama Mau Berangkatkan Umroh

Suara Korban First Travel Terbelah antara yang Ingin Umroh dan Uang Dikembalikan

VIDEO: Hakim PN Depok Tolak Gugatan Perdata Korban First Travel, Korban Langsung Berteriak

BREAKING NEWS: PN Depok Tolak Gugatan Perdata Korban First Travel, Majelis Hakim Beda Pendapat

"Jadi bagimana saya gak stres karena kasus ini. Saya ini mualaf, begitu masuk Islam kemudian saya kumpulkan uang sekitar 8 tahun dengan menjahit untuk bisa umrah.

"Tapi tiba-tiba ketika waktunya tiba, saya gagal berangkat lantaran perusahaannya bermasalah," kata Tuti.

Kasus First Travel ini menyeret tiga orang pimpinan atau bos First Travel dan sudah divonis bersalah PN Depok pada Mei 2018 lalu.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved