Bisnis Artis

Penjualan Usaha Kuliner Terus Menurun Karena Wabah Virus Corona, Ruben Onsu Rumahkan Ribuan Karyawan

Ruben Onsu mengakui, usaha kulinernya semakin mengalami penurunan omzet hingga memilih merumahkan ribuan karyawannya.

Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Ruben Onsu di TransTV, Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (13/4/2020). Dua restoran Ruben Onsu terpaksa ditutup karena omzetnya terus menurun, yakni di Lubuk Linggau dan Bukittinggi, Sumatera Barat. Sebanyak 2.500 karyawannya juga terpaksa dirumahkan Ruben Onsu. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Presenter Ruben Onsu semakin merasakan dampak langsung wabah virus corona saat usaha kulinernya mulai mengalami kendala.

Ruben Onsu mengakui, usaha kulinernya semakin mengalami penurunan omzet hingga memilih merumahkan ribuan karyawannya.

Ruben Onsu sampai harus menutup dua restoran lantaran terus mengalami penurunan omzet. Penurunan omzet itu diakuinya lebih dari 50 persen.

The Onsu Family, yakni pasangan Ruben Onsu dan Sarwendah Tan bersama Thalia Putri Onsu dan Betrand Peto, serta Jordi Onsu, disela membuka outlet ayam Geprek Bensu di Bukit Bintang, Malaysia, Sabtu (11/1/2020).
The Onsu Family, yakni pasangan Ruben Onsu dan Sarwendah Tan bersama Thalia Putri Onsu dan Betrand Peto, serta Jordi Onsu, disela membuka outlet ayam Geprek Bensu di Bukit Bintang, Malaysia, Sabtu (11/1/2020). (Dokumentasi Tim Geprek Bensu)

"Awal-awal (wabah virus corona) pergerakannya belum dahsyat," kata Ruben Onsu saat Live Instagram bersama Sandiaga Uno dikutip Kompas.com, Sabtu (9/5/2020).

"Sampai hari ini omzet yang menurun dari (bisnis) saya itu sudah 70 persen," lanjutnya.

Dua restoran Ruben Onsu sampai terpaksa ditutup karena omzetnya terus menurun, yakni di Lubuk Linggau dan Bukittinggi, Sumatera Barat. "Itu tidak bisa kita pertahankan," ucap Ruben Onsu.

Ucapkan Selamat, Ruben Onsu Unggah Foto Akad Nikah Zaskia Gotik dan Sirajuddin Mahmud

Selama Ramadan, Ruben Onsu Tetap Bekerja di Lokasi Syuting Memandu 3 Program Televisi

Tersendatnya usaha di tengah wabah virus corona itu membuat Ruben Onsu terpaksa merumahkan ribuan karyawannya.

Sebanyak 2.500 orang dirumahkan Ruben Onsu untuk kelanjutan usahanya.

Ruben Onsu bahkan sedih saat memutuskan menghentikan sementara ribuan karyawannya tersebut. Satu sisi, Ruben Onsu tidak mau ambil risiko.

Ruben Onsu
Ruben Onsu (Warta Kota/Arie Puji Waluyo)

"Ini hal yang paling sedih dalam perjalanan saya, tidak ada persiapan. Semuanya berubah drastis dan saya harus ambil tindakan," ujar Ruben Onsu.

Selama mengelola usaha kulinernya tersebut, Ruben Onsu mempekerjakan 6.500 karyawan. Dari jumlah itu, Ruben Onsu hanya bisa 'menyelamatkan' 4 ribu karyawan.

"Kemarin-kemarin tidak saya rumahkan, tapi saya tidak bisa menyelamatkan mereka semua," jelas Ruben Onsu.

Berikan Gaji dan THR

Ruben Onsu merumahkan 2.500 karyawannya akibat wabah virus corona setelah tidak sanggup membayar gaji mereka.

Meski begitu, ribuan karyawan yang dirumahkan Ruben Onsu tersebut tetap mendapat gaji satu bulan serta tunjangan hari raya.

"Kompensasi yang dilakukan ketika saya merumahkan mereka, saya tetap beri gaji satu bulan full dan THR, tidak ada yang saya potong sama sekali. Itu saja yang bisa saya selamatkan," kata Ruben Onsu.

Ruben Onsu dalam perayaan ulang tahun bisnis ketiganya dalam perayaan secara virtual dari rumah, Jumat (17/4/2020).
Ruben Onsu dalam perayaan ulang tahun bisnis ketiganya dalam perayaan secara virtual dari rumah, Jumat (17/4/2020). (Warta Kota/Arie Puji Waluyo)

Untuk menyelamatkan usahanya, Ruben Onsu juga harus menunda pembukaan gerai usaha kulinernya selama wabah virus corona.

Sejauh ini Ruben Onsu sedang bersiap membuka 5 gerai Geprek Bensu di lima pusat perbelanjaan. Dua gerai barunya sudah dibuka.

"Yang tiga gerai ditunda karena banyak mal yang masih ditutup," ucapnya. (Kompas.com/Revi C Rantung)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved