Virus Corona

Liga 1 2020 Dihentikan Akibat Pandemi Virus Corona, Muhammad Rifad Marasabessy Tetap Rutin Latihan

Pesepakbola Muhammad Rifad Marasabessy mengatakan bahwa dirinya sudah rindu atmosfer sepakbola dan ingin virus corona segera berlalu.

Tribunnews.com dan Media Resmi Tira Persikabo
Muhammad Rifad Marasabessy 

WARTAKOTALIVE.COM, CIBINONG - Pesepakbola Muhammad Rifad Marasabessy mengatakan bahwa dirinya sudah rindu atmosfer sepakbola.

Pemain belakang PS Tira Persikabo yang lahir di Tulehu, Maluku Tengah, Maluku, 7 Juli 1999, itu mengatakan, meski tak ada pertandingan dan latihan bersama, dia rutin berolahraga.

Latihan rutin itu dilakukannya untuk  menjaga kebugaran tubuhnya agar selalu prima meski tengah menjalankan ibadah puasa Bulan Suci Ramadan.

"Kegiatan saya selama puasa ya ibadah. Kemudian kalau sore ke lapangan. Biasanya latihan jam 17.00 selesai. Itu untuk menjaga stamina," ujarnya, Minggu (10/5/2020).

Gelandang Tira Persikabo Rajin Konsumsi Vitamin saat Buka Puasa

Dua Pemain PS Tira Persikabo Ini Memiliki Hobi Pelihara Binatang

Pria yang akrab disapa Rifad, selain berolahraga rutin, dia juga mengonsumsi untuk menambah kebugaran tubuh tersebut.

"Selain berlatih, saya rutin untuk mengonsumsi vtamin C saat berbuka puasa dan sahur," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sejak Kompetisi Liga 1 2020 dihentikan pada 16 Maret 2020 sebagai antisipasi pencegahan penyebaran virus corona,  tim PS Tira Persikabo diliburkan.

Rifad memilih untuk pulang ke kampung halamannya di Tulehu, Maluku Tengah, Maluku. Dia ingin berkumpul bersama keluarga tercinta.

Di kampung halamannya, Rifad mengaku rutin bermain futsal dengan beberapa pesepakbola nasional juga asli  Tulehu.

Belum Ada Tanggungan, Penjaga Gawang PS Tira Persikabo Ini Tak Masalah Pembayaran Gaji 25 Persen

4 Pemain PS Tira Persikabo Ini Punya Menu Makanan dan Minuman Favorit saat Berbuka Puasa

"Futsal sering juga. Biasanya saya latihan bersama pemain asli Tulehu, Hasim Kipuw, Alfin Tuasalmony, Rizki Pellu, semua asli Tulehu," katanya.

Terkait makanan khas di daerahnya, Rifad mengatakan, ada beberapa makanan khas lezat dan sangat disukai banyak orang.

"Makanan khas di Tulehu itu sagu dan papeda," katanya.

Mantan pemain Timnas Indonesia U-23 itu berharap, Indonesia cepat terbebas dari wabah Covid-19 dan semua orang dapat kembali menjalankan aktivitas secara normal.

"Mudah-mudahan selesai Lebaran kita semua sudah bisa berkumpul bersama kembali. Virus corona segera menghilang," katanya.

Penulis: Yudistira Wanne
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved