Djoko Santoso Meninggal

Djoko Santoso Meninggal Dunia, Menteri Pertahanan Pantau dan Doakan Selama Dirawat

Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Djoko Santoso menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat.

KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO
Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Djoko Santoso, di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu (8/5/2019). 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA Mantan Panglima TNI Jenderal Purnawirawan Djoko Santoso meninggal dunia karena sakit pendarahan otak, Minggu (10/5/2020).

Almarhum Djoko Santoso sebelumnya menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta.

Menurut Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Garindra, almarhum sebelumnya mengalami pendarahan otak dan harus dioperasi.

Profil Lengkap Djoko Santoso, Mantan Panglima TNI (2007-2010), Meninggal Dunia dalam Usia 67 Tahun

"Benar, beliau pendarahan jadi perlu dioperasi, mohon doanya ya," ujar politikus Partai Gerindra Habiburokhman saat dihubungi Tribun di Jakarta, Senin (4/5/2020).

 Minta PSBB Dievaluasi, Jokowi: Yang Sudah Positif Covid-19 Saja Masih Bisa Lari dari Rumah Sakit

Habiburokhman mengaku belum sempat menjenguk Djoko Santoso di RSPAD, dan mengetahui perkembangannya dari putra sulung bernama Pandu.

"Saya belum menjenguknya, kami mohon doanya saja," ucapnya.

Djoko Santoso menjabat Panglima TNI sejak 28 Desember 2007 hingga 28 September 2010 pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

 Anies Baswedan Sebut Pendidikan Menentukan Respons Masyarakat Terhadap Pandemi Covid-19

Setelah tidak aktif di TNI, Djoko Santoso terjun ke dunia politik dan bergabung ke Partai Gerindra pada 2015.

Ia menduduki posisi Wakil Ketua Dewan Pembina, dan saat Pilpres 2019, dirinya dipercaya sebagai Ketua Badan Pemenanganan Nasional Prabowo-Sandi.

Halaman
1234
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved