Breaking News:

Virus Corona

Ibarat Perang, Pemegang Tongkat Komando Lawan Covid-19 di Indonesia Dinilai Tidak Jelas

Direktur Lembaga Kajian Hukum dan Korupsi Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat Wendra Yunaldi mengibaratkan Covid-19 seperti perang.

YouTube@ BNPB Indonesia
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA – Indonesia masih berupaya menanggulangi pandemi Covid-19.

Direktur Lembaga Kajian Hukum dan Korupsi Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat Wendra Yunaldi mengibaratkan Covid-19 seperti perang.

Menurut dia, pada situasi perang seharusnya pemerintah pusat melibatkan semua elemen masyarakat, termasuk di daerah, untuk bersama-sama menanggulangi pandemi tersebut.

Tambah 57, Total Pasien Positif Covid-19 di Jakarta Jadi 4.958 Orang

“Perang perlu mengajak seluruh komponen yang ada untuk menyadarkan masyarakat akan bahaya Covid-19,” kataya, dalam diskusi Kewenangan Daerah dalam Menghadapi Pandemi Covid-19, Sabtu (9/5/2020).

Namun, sejauh ini, dia menilai, masyarakat di daerah tidak terlibat.

Selain itu, kata dia, selama penanganan pandemi Covid-19, tidak diketahui siapa yang memegang tongkat komando.

78.579 Warga Jakarta Sudah Dites Swab, 84.824 Orang Lainnya Ikut Rapid Test

Sehingga, dia menyoroti banyak aturan yang bertentangan antara satu dengan yang lain.

Hal ini berkibat pada tumpang tindih kebijakan pemerintah pusat.

“Siapa yang mengambil tanggung jawab."

Hasil Uji Laboratorium Pastikan Isi Nasi Anjing Halal, Status Kasus Bakal Ditentukan Gelar Perkara

"Yang menjadi persoalan, saya tidak melihat satgas mempunyai kewenangan, karena menteri terkait mengambil tindakan sendiri."

Halaman
1234
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved