Ditengah Pandemi Covid-19, Kanwil Bea Cukai Banten Gagalkan Peredaran Ratusan Batang Rokok Ilegal

Ditengah kondisi pandemi Covid-19 yang sedang terjadi saat ini, Bea Cukai tetap konsisten melakukan penegakan hukum.

Editor: Andy Prayogo
Ditengah Pandemi Covid-19, Kanwil Bea Cukai Banten Gagalkan Peredaran Ratusan Batang Rokok Ilegal - bea-cukai-9-mei-3.jpg
istimewa
Bea Cukai
Ditengah Pandemi Covid-19, Kanwil Bea Cukai Banten Gagalkan Peredaran Ratusan Batang Rokok Ilegal - bea-cukai-9-mei-4.jpg
istimewa
Bea Cukai

WARTA KOTA - Ditengah kondisi pandemi Covid-19 yang sedang terjadi saat ini, Bea Cukai tetap konsisten melakukan penegakan hukum.

Sebagai buktinya, setelah bulan Maret yang lalu berhasil menggagalkan upaya pengiriman lebih dari 2 juta batang rokok ilegal, kali ini Kanwil Bea Cukai Banten kembali berhasil menggagalkan pengiriman ratusan ribu batang rokok ilegal.


Pada Senin (27/04) malam, Tim P2 Kanwil DJBC Banten melakukan operasi terhadap bus mencurigakan yang akan menyeberang ke Pulau Sumatera. Awalnya, Tim melakukan pemeriksaan di Pool Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) Merak dan melakukan pemeriksaan terhadap Bus ALS  bernomor pintu 128  dan bernomor polisi BK 7306 DJ dengan trayek Tangerang - Medan.


Dalam pemeriksaan tersebut, kedapatan bahwa bus mengangkut rokok ilegal yang dilekati pita cukai palsu. Setelah itu, Tim P2 Kanwil DJBC Banten melakukan penindakan atas temuan tersebut.


Operasi bertema “Gempur Rokok illegal” ini dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan, Zaky Firmansyah.

Dalam operasi ini, Tim Kanwil Bea Cukai Banten berhasil mengamankan 2 (dua) orang pelaku inisial AP dan J yang mengangkut SKM merk “Super Blend Combey” yang dilekati pita cukai palsu sebanyak 640.000 batang.


Perkiraan nilai barang kurang lebih sekitar Rp 457 juta, dengan potensi kerugian negara berupa cukai sebesar Rp 236.800.000 dan potensi kerugian negara berupa PPN HT dan pajak rokok sebesar Rp 65.321.000.


“Pandemi Covid-19 tidak serta merta menghilangkan niat para pelaku mengedarkan rokok ilegal. Pengawasan terhadap peredaran rokok tetap terus menjadi komitmen Bea Cukai dalam melindungi masyarakat, " kata Kepala Kanwil DJBC Banten, Aflah Farobi, Sabtu (9/5/2020).

Penindakan ini menjadi bukti nyata kerja Bea Cukai selama masa pandemi. Dalam penindakan ini, untuk menjaga keselamatan dan kesehatan petugas dalam bertugas dari penyebaran COVID-19, Tim lapangan dilengkapi Alat Pelindung Diri yang cukup seperti masker, sarung tangan, dll.


Sedangkan kedua pelaku diperiksa secara intensif dalam pengembangan perkara tersebut karena diduga melanggar pasal 54 UU Nomor 39 Th 2007 tentang Cukai.

Penindakan ini menjadi bukti keseriusan dan komitmen Kanwil Bea Cukai Banten dalam menggencarkan Operasi Gempur rokok ilegal, sebagai manifestasi penegakan ketentuan Cukai.


"Diharapkan dari penindakan ini dapat memberikan efek jera bagi para produsen rokok ilegal, sehingga penerimaan negara di sektor cukai tidak terhambat dan dapat menciptakan persaingan yang sehat pada industri rokok di Indonesia, " tutup Aflah. (*/adv) 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved