Breaking News:

Virus Corona

Singapura Prediksi Pandemi Virus Corona di Indonesia Akan Berakhir Oktober 2020, Ini Alasannya

Sebuah riset yang dilakukan oleh Singapore University of Technology and Design menunjukkan, wabah Covid-19 di Indonesia berakhir 7 Oktober 2020.

Editor: Wito Karyono
Ilustrasi Wartakotalive/Galih
Ilustrasi virus corona baru atau Covid-19. SUTD prediksi corona di Indonesia akan berakhir Oktober 2020 

Pembaruan selalu dilakukan pada laman tersebut dengan dinamika dari pandemi virus corona yang masih terus terjadi.

Melansir penelitian oleh SUTD tersebut, disebutkan bahwa evolusi dari Covid-19 bersifat sangat random.

Selama Pandemi Covid-19, Gelandang Bhayangkara FC TM Ichsan Perkuat Tim Garuda Dua FC

Seperti pandemi lainnya, virus corona baru ini memiliki pola siklus kehidupan dari wabah menuju fase akselerasi, titik belok, fase deakselerasi, dan titik henti atau akhir.

Siklus hidup tersebut adalah hasil dari perilau adaptif dan perlawanan dari agen termasuk individu, pemerintah, serta pembatasan alami dari ekosistem.

Meski demikian, siklus hidup dari virus dapat bervariasi pada negara yang berbeda.

Metode penentuan prediksi Pola siklus kehidupan pandemi diperkirakan muncul sebagai kurva berbentuk S.

 Adapun pola ini beserta dinamika yang mendasari kondisi pandemi di berbagai wilayah seperti pertumbuhan penduduk, difusi teknologi baru, dan penyakit menular, juga telah ditetapkan secara teoritis dalam model matematika yang digunakan.

Pemodelan matematika tersebut termasuk model logistik yang menggambarkan fenomena siklus hidup umum (seperti pertumbuhan penduduk) dan model SIR (susceptible-infected-recovered) yang menggambarkan penyebaran penyakit menular.

Pada penelitian oleh SUTD, kedua model menggabungkan dua parameter yang nilainya menentukan bentuk kurva siklus hidup tertentu.

Hanafi Rais Mundur Sebagai Anggota PAN dan DPR, Mumtaz Rais Sindir Sang Kakak Tak Dewasa Berpolitik

Parameter model untuk suatu negara dapat diregresikan berdasarkan data aktual dari negara tersebut.

Model regresi digunakan untuk memperkirakan siklus hidup penuh dari pandemi dan plot kurva siklus hidup tersebut.

Dengan kurva siklus hidup penuh yang telah diperkirakan, akan lebih mudah untuk melihat fase pandemi mana yang sedang dialami oleh negara tersebut, kapan titik belok terjadi, dan kapan pandemi akan berakhir.

Update Virus Corona Jakarta Kamis (7/5/2020) Total 4.775 Kasus, Tewas 430 Orang dan Sembuh 718 Orang

Namun, para peneliti menekankan, rilis konten prediksi ini untuk tujuan pendidikan dan penelitian, sehingga tak menutup kemungkinan mengandung kesalahan.

Kesalahan itu, di antaranya, model dan data tidak akurat untuk realitas yang kompleks, berkembang, dan heterogen dari berbagai negara.

Peneliti juga mengingatkan bahwa prediksi pada dasarnya tidak pasti sehingga publik harus menyikapi informasi ini dengan hati-hati.

Menurut peneliti, terlalu optimistis pada perkiraan tanggal akhir berbahaya karena dapat melonggarkan disiplin dan kontrol serta menyebabkan perputaran virus dan infeksi.

Seorang petugas polisi berjaga di luar Masjid Jama selama penguncian nasional yang diberlakukan pemerintah sebagai langkah pencegahan terhadap penyebaran virus corona COVID-19, di kawasan lama New Delhi pada 25 April 2020.
Seorang petugas polisi berjaga di luar Masjid Jama selama penguncian nasional yang diberlakukan pemerintah sebagai langkah pencegahan terhadap penyebaran virus corona COVID-19, di kawasan lama New Delhi pada 25 April 2020. (SAJJAD HUSSAIN / AFP)

Prediksi akhir pandemi

Prediksi terbaru dari SUTD mencakup tiga perkiraan alternatif dari akhir pandemi secara berurutan, yaitu:

  • Waktu ketika kasus terakhir yang diperkirakan telah teridentifikasi
  • Waktu ketika 99 persen dari total kasus yang diperkirakan telah diidentifikasi
  • Waktu ketika 97 persen dari kasus yang diperkirakan telah teridentifikasi

Berdasarkan prediksi terbaru hingga Minggu (26/4/2020) di laman SUTD, secara umum, diperkirakan bahwa pandemi virus corona di dunia akan berakhir 97 persen pada 29 Mei 2020 dan 100 persen pada 8 Desember 2020.

Akhir pandemi 97 persen adalah waktu di mana kurva kasus mulai memasuki area hijau pada grafik.

Sementara, untuk setiap negara, berikut adalah perkiraan akhir pandemi tersebut di beberapa negara berdasarkan data hingga Senin (27/4/2020):

Grafik prediksi akhir pandemi corona di Indonesia dari Singapore University of Technology and Design (SUTD)
Grafik prediksi akhir pandemi corona di Indonesia dari Singapore University of Technology and Design (SUTD) ((https://ddi.sutd.edu.sg/))

Berikut prediksi untuk berbagai negara:

Indonesia

Titik belok dari pandemi virus corona di Indonesia diperkirakan telah terjadi pada 20 April 2020. Sementara, akhir pandemi 97 persen diprediksi akan terjadi pada 7 Juni 2020 dan 100 persen pada 7 September 2020.

Singapura

Titik belok diperkirakan terjadi pada 5 Mei 2020.

Akhir pandemi 97 persen diprediksi terjadi pada 4 Juni.

Sedangkan akhir pandemi 100 persen diprediksi terjadi pada 7 Agustus 2020.

Amerika Serikat

Akhir pandemi virus corona sebesar 97 persen diperkirakan akan berakhir pada 11 Mei 2020.

Sedangkan akhir pandemi 100 persen diperkirakan terjadi pada 26 Agustus 2020.

India

Di India, titik belok diperkirakan telah terjadi pada 18 April 2020.

Akhir pandemi 97 persen diprediksi terjadi pada 15 Mei 2020 dan akhir pandemi 100 persen pada 13 Juli 2020.

Turki

Titik belok wabah corona di Turki diperkirakan telah terjadi pada 14 April 2020.

Akhir pandemi 97 persen diprediksi akan terjadi pada 17 Mei 2020 dan akhir pandemi 100 persen pada 12 Agustus 2020.

Uni Emirat Arab 

Uni Emirat Arab diperkirakan telah mengalami titik belok pada 17 April 2020.

Adapun akhir pandemi 97 persen diprediksi akan terjadi pada 11 Mei 2020 dengan akhir pandemi 100 persen pada 22 Juni 2020.

Arab Saudi

Pada 26 April, diperkirakan titik belok pandemi virus coorna telah dialami Arab Saudi.

Sedangkan akhir pandemi virus corona 97 persen diprediksi terjadi pada 22 Mei 2020 dan akhir pandemi 100 persen pada 11 Juli 2020.

Italia

Akhir pandemi virus corona 97 persen diprediksi akan terjadi pada 8 Mei 2020 di Italia.

Sementara, akhir pandemi 100 persen diperkirakan akan terjadi pada 25 Agustus 2020 mendatang.

Inggris

Di Inggris, akhir pandemi virus corona 97 persen diprediksi akan terjadi pada 16 Mei 2020.

Sedangkan akhir pandemi 100 persen diperkirakan akan terjadi pada 14 Agustus 2020 mendatang.

Jerman

Akhir pandemi virus corona 97 persen diprediksi akan terjadi pada 3 Mei 2020 di Jerman.

Sedangkan akhir pandemi 100 persen diperkirakan akan terjadi pada 25 Agustus 2020.

Perancis

Di Perancis, akhir pandemi virus corona 97 persen diprediksi akan terjadi pada 6 Mei 2020.

Sedangkan akhir pandemi 100 persen diperkirakan akan terjadi pada 5 Agustus 2020 mendatang.

Spanyol

Akhir pandemi virus corona 97 persen diprediksi akan terjadi pada 4 Mei 2020 di Spanyol.

Sedangkan akhir pandemi 100 persen diperkirakan akan terjadi pada 7 Agustus 2020.

Australia

Di Australia, akhir pandemi virus corona 97 persen diprediksi akan terjadi pada 4 Mei 2020.

Sedangkan akhir pandemi 100 persen diperkirakan akan terjadi pada 7 Agustus 2020 mendatang.

Jepang

Akhir pandemi virus corona 97 persen diprediksi akan terjadi pada 18 Mei 2020 di Jepang.

Sedangkan akhir pandemi 100 persen diperkirakan akan terjadi pada 26 September 2020.

Filipina

Di Filipina, akhir pandemi virus corona 97 persen diprediksi akan terjadi pada 9 Mei 2020.

Sedangkan akhir pandemi 100 persen diperkirakan akan terjadi pada 2 Juli 2020 mendatang.

Malaysia

Akhir pandemi virus corona 97 persen diprediksi akan terjadi pada 7 Mei 2020 di Malaysia.

Sedangkan akhir pandemi 100 persen diperkirakan akan terjadi pada 6 Juli 2020.

Adapun daftar lengkap untuk mengetahui prediksi akhir pandemi dari setiap negara berdasarkan pembaruan berkala dapat dilihat pada situs ini.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Riset Universitas di Singapura: Wabah Covid-19 di Indonesia Berakhir 7 Oktober 2020",  Penulis : Aditya Jaya Iswara

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved