Pilkada Serentak 2020

PDIP dan Gerindra Gandengan Tangan, Pradi Supariatna Calon Wali Kota Depok

Partai Gerindra dan PDIP dipastikan berkoalisi dalam menghadapi Pilkada Kota Depok 2020 yang rencananya akan digelar Desember 2020 mendatang.

Warta Kota
Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna saat memberikan keterangan kepada wartawan seusai rapat paripurna di Gedung DPRD Kota Depok, Cilodong, Depok, Selasa (31/12/2019). 

WARTAKOTALIVE. COM, DEPOK -  Partai Gerindra dan PDIP dipastikan berkoalisi dalam menghadapi Pilkada Kota Depok 2020 yang rencananya akan digelar Desember 2020 mendatang.

"Ya sudah pasti," ujar Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI-P Syukur Nababan pada Kamis (7/5/2020) di Depok, Jawa Barat.

Dalam koalisi tersebut sudah disepakati bahwa calon Wali Kota Depok adalah Pradi Supriatna dn calon Wakil Wali Kota Depok yakni Afifah Aliyah.

Pradi merupakan kader Gerindra yang saat ini duduk di kursi Wakil Wali Kota Depok sejak 2016 lalu, mendampingi Mohammad Idris yeng merupakan kalangan nonpartai usungan PKS.

Airin Pulangkan Kakak Beradik yang Sembuh dari Rumah Lawan Covid-19, Diminta Tetap Jaga Jarak

Singapura Prediksi Pandemi Virus Corona di Indonesia Akan Berakhir Oktober 2020, Ini Alasannya

Sementara itu, nama Afifah Aliyah sudah berproses lewat berbagai mekanisme dari tingkat terbawah, yakni sejak tingkat Dewan Pimpinan Cabang (DPC), Daerah (DPD), hingga DPP PDI-P.

"Telah disetujui Ibu Ketua Umum Megawati Soekarnoputri, untuk Pilkada Depok 2020  calon wali kota adalah Pradi dan kader kami, Ibu Afifah sebagai calon wakil wali kota Depok," ungkap Syukur.

"Rekomendasinya sudah, tinggal kertasnya (dokumen resmi) saja. Tetapi mekanisme di kami kan melalui rapat pleno DPP, sudah diputuskan untuk Pilkada Depok," tambahnya. 

Syukur mengklaim, keduanya punya "kesamaan ideologi" sehingga dipasangkan sebagai bakal calon penguasa Depok 2021-2026 kelak.

Secara hitung-hitungan politik, Gerindra dan PDI-P berkoalisi di Depok sebagai dua  partai dengan jumlah kursi terbanyak di parlemen, dengan masing-masing 10 kursi.

Gerindra berhak atas kursi calon wali kota karena perolehan suara di parlemen lebih tinggi daripada PDI-P.

Penulis: Dodi Hasanuddin
Editor: Dodi Hasanuddin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved