Fintech

Tawarkan Saham Perdana saat Darurat Covid‐19, Perusahaan Fintech Cashlez Bidik Dana Rp 87,5 Miliar

Di tengah wabah covid-19, perusahaan fintech Cashlez tetap optimistis dengan menawarkan saham perdananya.

Cashlez
PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk (Cashlez), perusahaan teknologi finansial (financial technology/fintech) di bidang Payment Gateway, resmi mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan ticker code CASH per tanggal 4 Mei 2020. 

“Melalui IPO ini, kami dapat terus berinovasi dalam mengembangkan bisnis dan salah satunya adalah akuisisi STI yang menurut kami sangat strategis untuk pertumbuhan bisnis kami...”

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk (Cashlez), perusahaan finansial teknologi yang bergerak di bidang Payment Gateway, resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan ticker code CASH per tanggal 4 Mei 2020.

Meski di tengah pandemi Covid‐19, Cashlez tetap optimistis memulai langkah baru di bursa papan akselerasi.  

Tee Teddy Setiawan, Presiden Direktur PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk menyampaikan proses persiapan Penawaran Umum Perdana Saham (Initial Public Offering) atau IPO sejauh ini masih terus dijalankan tanpa terpengaruh oleh kondisi pasar yang sedang tidak menentu.

"Sebagai perusahaan Fintech Payment Gateway yang telah resmi mendapatkan izin dari Bank Indonesia, kami berharap dengan adanya Penawaran Umum Perdana Saham ini dapat mendukung pengembangan bisnis melalui sinergi dari berbagai pihak," kata Teddy dalam keterangan tertulis yang diterima Wartakotalive.com, Senin (4/5/2020).

Resmi Terdaftar sebagai Saham Efek Syariah, Perusahaan Fintech Cashlez Siap Akuisisi STI

PermataME Beri Beragam Keuntungan saat di Rumah Aja, Ini Tips Belanja Online

Gandeng Dompet Dhuafa, The Harvest Ajak Berdonasi via Hamper Ramadan untuk Petugas Medis Covid-19

Seremoni

IPO yang dilaksanakan Cashlez pada tanggal 27 April 2020 tersebut dilakukan bersama dengan PT Sinarmas Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi.

Seremoni pencatatan saham perdana juga dilaksanakan secara virtual melalui kanal media sosial Bursa Efek
Indonesia.

Dari IPO ini, Cashlez melepas jumlah saham sebanyak 250 juta saham baru, dengan harga Rp 350 per saham.

Jumlah modal ini meliputi sekitar 17,5% dari modal disetor dan ditempatkan pada Cashlez.

Secara bersamaan, Perseroan juga menerbitkan Waran Seri I dengan rasio 1:1.
  
Teddy Setiawan melanjutkan, melalui langkah IPO ini, Cashlez telah memperoleh dana segar sebesar Rp 87,5 miliar.

Mendiang Didi Kempot Punya Rumah Sederhana di Ngawi dan Rumah Megah di Solo, Ini Penampakannya

Tak Banyak Orang Tahu, Didi Kempot Komunikasi Masih Lewat SMS Bukan WA, Kesulitan Kirim Gambar

Akuisisi

Sekitar 61,31% dari dana tersebut akan digunakan untuk mengakuisisi PT Softorb Technology Indonesia (STI), sesuai dengan rencana Perseroan.

Halaman
12
Penulis: Hironimus Rama
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved