PSBB Depok

Sudah Mulai Berlaku, Melanggar Aturan PSBB di Kota Depok Bisa Dikenai Sanksi Pidana

Tata cara sanksi administrasi tersebut ditetapkan lebih lanjut oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Depok

Warta Kota/Vini Rizki Amelia
Petugas memeriksa kendaraan bermotor di jalan pada hari pertama pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar di Depok untuk mengatasi wabah virus corona. 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK--Masih banyaknya warga yang melanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Wali Kota Depok Mohammad Idris menyiapkan langkah serius bagi warganya yang masih melakukan pelanggaran aturan PSBB.

Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Wali Kota Depok Nomor 32 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Peraturan Wali Kota Nomor 22 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan PSBB dalam Penanganan Covid-19 di Kota Depok

Dalam Perwalnya ini, terjadi perubahan pada Pasal 30 (1) Pelanggaran terhadap ketentuan Pasal 5 ayat (4), Pasal 5 ayat ( 5), Pasal 6 ayat ( 1), Pasal 9, Pasal 11, Pasal 13 ayat (I), Pasal 13 ayat (21, Pasal 14 ayat (41 huruf i, Pasal 15, Pasal 16, Pasal 17, Pasal 19, dan Pasal 22 dikenakan sanksi administratif.

Penyebab Didi Kempot Meninggal, dr. Antonia Anna: Sudden Death, Belum Tentu Serangan Jantung

Komisi IV DPRD Jabar: Semua Proyek Strategis Ridwan Kamil Tahun 2019 Bermasalah, Dapat Rapor Merah

Saksi administrasi tersebut berupa teguran lisan, teguran tertulis, pembubaran atau penghentian sementara kegiatan.

"Selain dikenakan sanksi administrasi, pelanggaran terhadap pelaksanaan PSBB dapat dikenakan sanksi pidana sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," papar Idris dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Selasa (5/5/2020).

Nantinya, kata Idris, tata cara sanksi administrasi tersebut ditetapkan lebih lanjut oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Depok

"Peraturan ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan yakni pada 4 Mei 2020," tuturnya

PSBB diperpanjang

Diperpanjangnya masa Pembatasan Sosial Berskala Besar - PSBB Depok, Dinas Pendidikan Kota Depok turut melakukan perpanjangan masa Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Jika pada PJJ tahap pertama berakhir pada 30 April kemarin, kini PJJ tahap kedua diperpanjang sampai 30 Mei 2020

Halaman
1234
Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Feryanto Hadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved