Virus Corona

Mantan Kekasih Neymar Jr Ditangkap Polisi di Montenegro

Saya tidak ditangkap, itu hanya karangan media massa. Saya hanya berbicara dengan polisi bersama teman saya.

Depo Portal
Soraja Vucelic, pernah menjalin kasih dengan penyerang Paris Saint-Germain, Neymar Jr. 

Mantan pacar Neymar Jr, Soraja Vucelic, ditangkap polisi Montenegro karena melanggar aturan karantina wilayah (lockdown) di sana. Vucelic dan kawannya ditangkap di sebuah pemondokan di kota kecil.

Vucelic dan sahabatnya dilaporkan media massa di Montenegro ditahan oleh polisi pada hari Minggu (3/5), di kota kecil Zhabljak, Montenegro, setelah mengunjungi sebuah pemondokan di sana.

Neymar dan Soraja Vucelic.
Neymar dan Soraja Vucelic. (juara.net/Sports.ru)

Sebelumnya model asal Kroasia itu menghibur para penggemarnya dengan membagikan video dia sedang berlatih ke media sosial. Karena menginginkan suasana baru sebagai latar videonya, Vucelic nekat pergi ke Zhabljak bersama temannya, meski di Kroasia dan Montenegro sedang diberlakukan aturan lockdown yang ketat akibat pandemi Covid-19.

Namun, tindakan mereka diketahui polisi. "Bertindak berdasarkan petunjuk, kami mengunjungi sebuah pondok di (desa) Borje dan kami menemukan dua wanita. Mereka tidak memiliki izin yang mengizinkan mereka keluar dari karantina wilayah dan melakukan aktivitas di luar rumah. Mereka akan menghadapi dakwaan pidana yang dilakukan oleh jaksa penuntut umum," kata juru bicara polisi, seperti dilansir The Sun.

Soraja Vucelic, mantan kekasih Neymar Jr, dikabarkan ditangkap polisi di Montenegro karena melanggar aturan lockdown di sana.
Soraja Vucelic, mantan kekasih Neymar Jr, dikabarkan ditangkap polisi di Montenegro karena melanggar aturan lockdown di sana. (Sporting News)

Vucelic, yang pernah melakukan hubungan singkat dengan pemain depan Paris Saint-Germain, Neymar Jr, pada tahun 2014, membantah dirinya ditangkap polisi karena melanggar aturan lockdown.

"Saya tidak ditangkap, itu hanya karangan media massa. Saya hanya berbicara dengan polisi bersama teman saya. Kami berdua bepergian dengan mobilnya dan dia tidak membawa surat-surat dan dia juga lupa membawa SIM," katanya.

"Masalah terbesarnya adalah mobil yang kami naiki menggunakan plat nomor Italia, tetapi semuanya sekarang sudah selesai. Tidak perlu membesar-besarkan masalah ini di media massa," kata Vucelic, mahasiswi Fakultas Filsafat Universitas Beograd, Serbia.

Penulis: Merdi Iskandar
Editor: Merdi Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved