Breaking News:

Isu Makar

Dianggap Bisa Jerat Siapa Saja Tanpa Alat Bukti Kuat, Kivlan Zen Uji Materi Undang-undang Darurat

Kivlan Zen mengajukan permohonan uji materi terkait pasal 1 ayat 1 Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Senjata Api.

Tribun Jakarta/Muhammad Rizki
Terdakwa kepemilikan senjata api ilegal dan peluru tajam Kivlan Zen, hadir di ruang sidang Kusuma Admadja 3 lantai 1, PN Jakarta Pusat, pukul 10.00 WIB, Rabu (22/1/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Mayor Jenderal TNI (Purn) Kivlan Zen, mengajukan permohonan uji materi terkait pasal 1 ayat 1 Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Senjata Api.

Mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat itu menguasakan permohonan kepada Tonin Tachta Singarimbun selaku kuasa hukum.

Karena, saat ini Kivlan Zen berstatus terdakwa kepemilikan senjata api ilegal dan amunisi.

Gara-gara Pandemi Covid-19, Pemprov Tunda Cicilan Pinjaman ke Bank DKI Sampai Desember 2020

Mahkamah Konstitusi (MK) sudah meregistrasi perkara itu di nomor 27/PUU-XVIII/2020, Senin (4/5/2020).

"Bahwa, dalam permohonan Pengujian Undang-Undang, pemohon mengajukan norma Pasal 1 ayat 1 Undang-undang Darurat nomor 12 tahun 1951 tentang senjata api."

"Terhadap Pasal 1 ayat 3, Pasal 28 D ayat 1, Pasal 27 ayat 1, dan Pasal 28I ayat 2 Undang-undang Dasar 1945," ujar Tonin Tachta.

Jokowi Bilang Ada Daerah Terlalu Over Terapkan PSBB, Doni Monardo Jelaskan Maksudnya

Upaya permohonan uji materi itu diajukan Kivlan Zen terkait status sebagai terdakwa dalam kasus kepemilikan senjata api ilegal dan amunisi yang saat ini tengah berproses di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Menurut Tonin, Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Senjata Api sudah tidak relevan lagi dengan keadaan saat ini.

Sebab, menurut dia, undang-undang itu bisa disangkakan kepada siapa saja tanpa alat bukti yang kuat.

Puan Maharani Bilang Kita Tak Hanya Butuh PSBB, tapi Juga Gotong Royong Berskala Besar

"Berhubung keadaan mendesak dan untuk kepentingan pemerintah, dipandang perlu mengadakan perubahan-perubahan.

Halaman
1234
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved