Histori

Marinir TNI AL Zaman Soekarno Bikin Malu Pasukan Elit 3 Negara Persemakmuran Inggris, Ini Kisahnya

Kisah Marinir TNI AL di zaman Presiden Soekarno pernah bikin malu pasukan elit tiga negara persemakmuran Inggris.

ist
Bung Karno dan Rombongannya 

WARTAKOTALIVE.COM, PALMERAH - Kisah Marinir TNI AL di zaman Presiden Soekarno pernah bikin malu pasukan elit tiga negara persemakmuran Inggris.

Waktu itu Indonesia terlibat konflik dengan negara-negara persemakmuran Inggris di tanah Borneo (Kalimantan), yang memunculkan aksi heroik hingga meminta banyak korban putra-putri terbaik bangsa.

Lewat aksi Dwikora dan jargon politik Ganyang Malaysia, Soekarno memobilisasi seluruh kekuatan rakyat untuk bersatu melawan aksi pecah belah Inggris dan antek-anteknya itu.

Baru Jadi Presiden RI, Soekarno Masuk Daftar Orang yang Harus Dibunuh Amerika Serikat, Ini Alasannya

KISAH Soekarno Tinggalkan Istana Negara Bawa Satu Benda Terbungkus Koran, Jelang Soeharto Berkuasa

TERUNGKAP Pesan Romantis Soekarno Sebelum Wafat untuk Ratna Sari Dewi, Kuburlah Ia Dalam Kuburku

FOTO Terakhir Soekarno Tersebar di Dunia Internasional Bikin Gusar, 2 Anak Bung Karno Diinterogasi

TERUNGKAP Putri Soekarno Ungkit Soal G30 S/PKI, Sebut Ada Konspirasi CIA yang Masih Jadi Misteri

Apalagi Presiden Pertama Indonesia Soekarno berambisi besar untuk mempersatukan seluruh wilayah dari Sabang sampai Mereuke di bawah bendera Merah Putih.

Tak heran pihak Negara Persemakmuran terutama Inggris, Australia dan Selandia Baru dibikin ekstra repot pada kisah bersejarah Konfrontasi Indonesia-Malaysia tahun 1962-1966 itu.

Mau tak mau trio negara beda benua satu rasa itu mengerahkan militernya untuk membantu serdadu Malaysia menghadapi infiltrasi sukarelawan dan tentara Indonesia.

Peristiwa Kalabakan

Salah satu peristiwa yang akan dikenang dalam konfrontasi Indonesia-Malaysia adalah Peristiwa Kalabakan.

Kalabakan adalah sebuah kawasan di distrik yang terletak di bagian barat distrik Tawau.

Halaman
1234
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved