Jumat, 12 Juni 2026

Didi Kempot Meninggal

Daniel Mananta Mengenang Satu Panggung dengan Didi Kempot

Daniel Mananta Mengenang Satu Panggung dengan Didi Kempot. Simak selengkapnya dalam berita ini .

Tayang:
Tribunnews/Herudin
Penyanyi Didi Kempot meninggal dunia. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Presenter Daniel Mananta berduka usai penyanyi campur sari, Didi Kempot wafat.

Didi Kempot yang wafat di usia ke 53 tahun meninggal akibat penyakit Jantung di RS Sumber Kasih Solo.

Beberapa kerabatnya sontak kaget mendengar berita ini. Tidak terkecuali Daniel Mananta.

Daniel yang pernah menjadi host acara yang dihadiri oleh Didi Kempot merasa bersyukur pernah satu panggung bersama Didi Kempot.

Keluarga Jalani Tradisi Brobosan Sebelum Jenazah Didi Kempot Diberangkatkan ke Makam

Menurutnya Didi Kempot memang layak disebut Godfather of Broken heart.

"Turut berduka atas berpulangnya Mas Didi Kempot. Gw bersyukur bisa sempat joget ambyar sama beliau. Gw juga amazed di beberapa tahun terakhir ini nama Didi Kempot jadi sangat naik banget dan sampai sampai diberi julukan “Godfather of Broken heart”,' tulis Daniel Mananta.

Selain mengenang pernah satu pangung dengan Didi Kempot. Daniel juga respect kepada Didi yang sudah mengumpulkan donasi kemanusian lewat konser tunggal yang dibuatnya.

Tidak hanya itu Didi Kempot menurut Daniel juga sudah membuat musik campursari mendunia.

Tidak hanya disenangi kalangan tua tetapi kalangan muda hingga anak-anak akrab telinganya dengan lagu campur sari yang dibawakan Didi.

Didi Kempot Sempat Mengeluh Sesak Napas dan Ngos-ngosan

Nama asli Didi Kempot
Nama asli Didi Kempot (net via Tribun Style)

"Dengan ketenaran beliau di akhir hidupnya, beliau juga sempat galang donasi sampai Rp 7,6 Miliar untuk perangi Covid-19.

Respect kepada beliau dan gw sangat berharap campursari akan mendunia karena generasi generasi berikutnya yang telah terinspirasi dari Mas Didi Kempot yang akan meneruskannya. #DidiKempot #RIPDidikempot," tulis Daniel Mananta.

Daniel sendiri satu panggung dengan Didi Kempot saat Didi Kempot didaulat menjadi brand ambasador.

Kini Didi Kempot telah tiada yang tersisa tinggal kenangan dan juga karya-karyanya yang selalu abadi. 

JALANI TRADISI BROBOSAN

Didi Kempot atau Didi Prasetya adalah seorang putra Surakarta.

Namun di akhir hayatnya dirinya akan disemayamkan di Desa Majasem, Ngawi, Jawa Timur.

 Paman Didi Kempot Sempat Merasakan Firasat Ini: Saya Tahu Dia Ngomong Begitu Pertanda

Nufi Wardhana dan Didi Kempot
Nufi Wardhana dan Didi Kempot (Instagram @nufiwardhanaofficial)
Pelantun lagu sewu kutho ini dimakamkan di Desa Majasem, Kecamatan Kendal, Ngawi, Jawa Timur.

Ada yang unik dalam prosesi jelang dikebumikannya sang Maestro.

Sepertli layaknya warga Jawa Timur lainnya. Menjelang pemakanan sang maestro diadakan sebuah tradisi kematian bernama Brobosan.

Tradisi ini sudah sangat lama dilakukan khususnya dikalangan masyarakat Jawa Timur.

Brobosan sendiri merupakan ritual yang dilakukan oleh masyarakat Jawa Timur ketika ada kerabatnya yang meninggal.

Brobosan sendiri dilakukan dengan cara berjalan di bawah keranda mayat yang sedang diangkat tinggi-tinggi.

Kegiatan tersebut dilakukan sebelum jenazah diberangkatkan ke makam.

 Didi Kempot Meninggal Dunia, Begini Cerita Kenangan Okky Ayudhia Lukman dan Keinginan Lukman Sardi

Didi Kempot bersama Presiden Jokowi. Didi Kempot meninggal dunia pada Selasa (5/5/2020).
Didi Kempot bersama Presiden Jokowi. Didi Kempot meninggal dunia pada Selasa (5/5/2020). (dokumen @jokowi)

Menjelang pemakamanya terlihat tadi dilayar kaca bahwa Jenazah Didi Kempot dilewati oleh beberapa keluarga dan sanak famili.

Ritual ini merupakan ritual yang mana berdasarkan pepatah “mikul dhuwur mendhem jero” atau menjunjung tinggi, dan juga mengenang jasa-jasa orang yang telah tiada tersebut.

Tujuannya ada dua diantaranya untuk menghormati jenazah dan yang kedua adalah untuk mendapat tuah dari almarhum. 

RUMAH JUJUKAN DIDI KEMPOT

Saat ini pihak keluarga tengah menunggu kedatangan jenazah pelantun lagu Stasiun Balapan tersebut.

 Didi Kempot Meninggal, Tiket Konser Akbar Sudah Terjual, Promotor: Kami Belum Bisa Komentar

Gus Miftah dan Didi Kempot
Gus Miftah dan Didi Kempot (Instagram @gusmiftah)
Dari pantauan reporter Tribunnews.com, Husein Sanusi, tampak sebuah foto berpigura menghiasi ruang tamu rumah Didi Kempot.

Dalam foto itu, Didi Kempot memakai setelan beskap lengkap bersama seorang perempuan dan bocah perempuan.

Kedua sosok yang membersamai Didi Kempot itu tak lain istri dan anak Didi Kempot.

Diketahui, Didi Kempot termasuk artis yang jarang mengumbar atau mengekspos keluarga atau kehidupan pribadi.

Sedikit sekali informasi mengenai keluarga Didi Kempot.

Di foto itu, istri Didi Kempot memakai kerudung penutup kepala dan membawa kipas.

 Okky Lukman Mnedoakan Agar Karya dan Misi Kebudayaan Didi Kempot Jadi Amal Baik

Nufi Wardhana dan Didi Kempot
Nufi Wardhana dan Didi Kempot (Instagram @nufiwardhanaofficial)

Sementara sang anak memakai baju adat Jawa dengan rambut disanggul.

Ketiganya tampak tersebut bahagia ke arah kamera.

Seorang rekan Didi Kempot, Dede mengatakan, Didi Kempot meninggalkan seorang istri dan anak perempuan.

"Putranya (anaknya) ya cuma satu ini," ucap Dede.

Dede yang kenal Didi Kempot saat bekerja mengungkap pertemuan terakhirnya dengan sang maestro.

"Saya ketemu terakhir ya tiga minggu lalu, ketemu di sini," kata dia.

Dede mengaku tidak ada yang dikeluhkan dari Didi Kempot saat bertemu dengannya.

"Nggak ada, paling hanya kesel saja, capek," ujarnya.

 Wakil Gubernur DKI Jakarta Nyatakan Didi Kempot Kenalkan Bahasa Daerah dan Indonesia ke Dunia

Nama asli Didi Kempot
Nama asli Didi Kempot (net via Tribun Style)

Sementara itu, sejumlah pelayat terus berbondong-bondong ke rumah Didi Kempot.

Sejumlah wanita menyiapkan peralatan di dapur serta sejumlah pria berdiri di depan rumah.

Jalanan di depan rumah Didi Kempot ditutup oleh mobil Polantas Ngawi.

Paman Didi Kempot, Sukur mengungkapkan alasan kenapa Didi Kempot dimakamkan di Desa Majasem.

Tak lain, karena istri Didi Kempot yang meminta sang suami dimakamkan di Desa Majasem.

"Rumah di Desa Majasem adalah rumah jujukan (tujuan), ini kan rumah istrinya," kata Sukur.

Sementara rumah di Kedunggalar adalah rumah milik orangtua Didi Kempot.

 Didi Kempot Pernah Menderita Asma Kata Kakak Kandungnya

Diketahui, Didi Kempot memang lahir di Dusun Sidowayah, Desa Jenggrik, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi.

Sukur menjelaskan, di Kedunggalar terdapat makam Mamiek Prakoso yang merupakan pelawak sekaligus kakak Didi Kempot.

"Di Kedunggalar memang ada makam kakaknya Mamiek, tapi kami minta Didi Kempot dimakamkan di sini," ujar Sukur.

Selain itu, Sukur mengatakan, Didi Kempot tak pernah mengaku sakit.

Saat pulang ke rumah pun, pelantun lagu Stasiun Balapan itu hanya mengeluh capek.

"Makanya kami kaget, tidak tahu kabar meninggal, karena tadi pagi sekitar jam 7, saya masih berada di sawah," ujar Sukur.

Hal senada juga disampaikan Madi, paman almarhum Didi Kempot lainnya.

 Sebelum Meninggal di Rumah Sakit, Didi Kempot Merasa Kepanasan hingga Sesak Bagian Dada

Madi mengaku kaget dengan meninggalnya Didi Kempot yang begitu cepat.

Bahkan dia tidak akan mengetahui kabar itu jika tak nonton televisi.

"Kalau tidak nonton televisi kami keluarga tidak akan tahu dia meninggal dunia. Semua yang ada di sini kaget," katanya.

Madi lantas mengenang kalimat mendiang saat terakhir pulang ke Ngawi, Jawa Timur.

Pada Madi, Didi Kempot mengaku sudah merasa tua.

"Terakhir dia pulang ke sini cukup lama, saya sudah lupa waktunya."

"Saat itu dia bilang sudah merasa tua," kata Madi.

(Tribunnews.com/Sri Juliati/Husein Sanusi)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Potret Keluarga Didi Kempot, Tinggalkan Seorang Istri dan Satu Anak Perempuan.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved