Virus Corona

Mulai Selasa Ini, Masyarakat yang Melintasi Perbatasan Kota Bekasi akan Dites Swab Covid-19

Tes reaksi rantai polimerase (PCR) untuk mendeteksi lokasi dan menekan penyebaran virus corona.

Humas Pemkab Bekasi
Petugas Medis Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi sedang bertugas untuk Tes Cepat Virus Corona atau Rapid Test Covid-19 yang dilakukan secara drive thru untuk Kategori B di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Jumat (27/3/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI -- Mulai Selasa (5/5/2020) ini, masyarakat yang melintas di perbatasan Kota Bekasi akan dites swab Covid-19 dengan alat Polymerase Chain Reaction (PCR).

Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Kesehatan Kota Bekasi dan Tim RSUD dr. Chasbullah Abdulmajid Kota Bekasi akan menyebar petugas di enam titik perbatasan Kota Bekasi.

Tes reaksi rantai polimerase (PCR) untuk mendeteksi lokasi dan menekan penyebaran virus corona.

Enam titik perbatasan Kota Bekasi itu yakni perbatasan Lubang Buaya-Pondok Gede, perbatasan Jembatan Sasak Jarang-Wisma Asri Bekasi Utara, perbatasan Sumber Arta, perbatasan Jatiwaringin, dan perbatasan Pabrik Teh Botol Sosro Harapan Indah.

Heboh Tiga Penumpang KRL Positif Corona, Begini Fakta dan Reaksi Wali Kota Bogor dan Bekasi

“Melalui sampling bagi warga Kota Bekasi yang masuk maupun keluar Kota Bekasi akan dilakukan tes swab guna mencegah penyebaran Covid 19 ini. Tes tersebut dilakukan langsung oleh Dinas Kesehatan Kota Bekasi dan Tim RSUD dr. Chasbullah Abdulmajid Kota Bekasi yang disebar di beberapa titik,” ujar Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi melalui siaran persnya, Senin (4/5/2020).

Rahmat menyampaikan, Pemkot menyiapkan 50 alat tes PCR di masing-masing titik perbatasan Kota Bekasi.

Namun, di Perbatasan Sumber Artha yang menjadi jalan protokol utama keluar masuk masyarakat ke Kota Bekasi akan disiapkan 100 alat tes PCR.

Tiga Hari Terakhir Tak Ada Kasus Baru Covid-19, Wali Kota Bekasi Bilang PSBB Membuahkan Hasil

Jadi masyarakat yang hendak masuk ke Kota Bekasi akan terlebih dahulu menjalani tes swab secara acak.

“Berhenti sebentar, dahak taruk, lihat datanya dengan KTP langsung dicatat,” ucap Rahmat.

Usai tes PCR, sampel lendir yang diambil dari dalam hidung maupun tenggorokan kemudian akan dibawa dan diuji di Laboratorium Dinas Kesehatan Kota Bekasi.

Halaman
12
Editor: Murtopo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved