Breaking News:

Pilkada Depok

Kepala BKPSDM Kota Depok Serahkan ke Bawaslu Soal Pemberhentian Kepala Diskominfo Kota Depok

Kepala Badan Kepegawaian dan Peningkatan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok Supian Suri angkat bicara terkait Kepala Diskominfo Kota Depok.

Warta Kota/Vini Rizki Amelia
Wali Kota Depok Mohammad Idris saat memberi keterangan kepada wartawan seusai meresmikan pemberlakuan PSBB di Kota Depok, Balai Kota Depok, Pancoran Mas, Depok, Selasa (14/4/2020) 

Kasus ini menjadi polemik lantaran tahun ini Kota Depok masuk dalam daerah yang mengikuti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak.

Sebelum Pandemi Covid-19 terjadi, Pilkada rencananya digelar  pada September, namun kemudian diundur hingga Desember 2020.

Mengenai aturan Bawaslu tersebut, Supian mengatakan bahwa tidak ada niatan dari Idris untuk menguntungkan diri bila kembali maju sebagai petahana dalam Pilkada Depok 2020.

"Soal pelanggaran atau tidak, itu ranahnya Bawaslu. Tetapi yang kami lihat di sini adalah natural, alami sebagai jawaban atas surat yang diajukan oleh BPPT (terkait menanyakan status perpanjangan atau tidak Sidik sebagai Kadiskominfo)," paparnya.

Namun demikian, Supian mengaku Idris bisa saja untuk memerpanjang masa kerja Sidik di Pemerintah Kota Depok. Akan tetapi, Idris justru mengembalikan Sidik ke BPPT.

Sebelumnya, Wali Kota mengirimkan surat kepada Kepala BPPT dengan Nomor 800/3371/BKPSDM tentang Pengembalian Pegawai BPPT yang Dipekerjakan.

"Dengan lni Kami rnengembalikan pegawai BPPT a.n. Dr. Ir. Sidik Mulyono, M.Eng NIP.196701241986021001 setelah selesai masa dipekerjakan sampai dengan tanggal 22 Mei 2020 diserta ucapan terima kasih atas segala kontribusinya terhadap Pemerintah Kota Depok," demikian salah satu isi dari surat Wali Kota Depok ke Kepala BPTT tersebut.

Cegah Berita Hoax dan Ujaran Kebencian Jelang Pilkada Depok, Diskominfo Gandeng Bawaslu

Terkait hal ini, Idris enggan berkomentar saat akan ditanyakan oleh awak media seusai kedatangan Menteri Dalan Negeri Tito Karnavian ke Balai Kota Depok, Senin (4/5/2020) sore.

Idris beralasan dirinya belum menunaikan solat Ashar lantaran pertemuannya dengan Mendagri berlangsung lama sejak pukul 13.45 hingga 16.30.

Tito pun tak mengeluarkan sepata kata pun terkait hal ini. Awak media yang mencoba menanyakan perihal pemberhentian tersebut dihalang-halangi oleh ajudan menteri seusai melakukan doorstop terkait PSBB di Kota Depok.

Halaman
123
Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved