Breaking News:

News

Ayo Kita Bantu Guru Mengaji Yang Terdampak Covid-19

Insya Allah dengan bantuan tersebut, kita bisa meringankan penderitaan yang dihadapi para guru ngaji ustadz ustadzah di tanah air

dok bkprmi
Ketua Umum DPP BKPRMI, Said Aldi Al Idrus saat menyerahkan bantuan sembako kepada ustadz ustadzah TK TPA yang tidak menerima bantuan pemerintah di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat 

WARTAKOTALIVE.COM, PALMERAH - Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) meminta kepada pemerintah pusat, provinsi dan daerah serta seluruh elemen masyarakat untuk membantu 100.000 guru mengaji, ustaz dan ustazah TK TPA BKPRMI yang terdampak Covid-19.

Pasalnya mereka belum mendapatkan bantuan dari pemerintah di daerahnya masing masing. mereka para guru mengaji dan ustaz ustazah TK TPA adalah aset ummat dan bangsa yang selama ini memberikan ilmunya dengan ikhlas untuk mencerdaskan Generasi Qurani di seluruh tanah air.

Hal ini disampaikan Ketua Umum DPP BKPRMI, Said Aldi Al-Idrus yg juga Wakil ketua Satgas Nasional PP DMI dalam keterangan tertulisnya usai monitoring dan menyerahkan bantuan sembako kepada guru mengaji dan ustaz-ustazah TK TPA BKPRMI di Tasikmalaya Jawa Barat, Minggu (3/5/2020).

Menurut Said, ada sekitar 100.000 ustaz dan ustazah TK TPA tengah dilanda masalah ekonomi karena terdampak wabah Covid-19 , mereka sangat terkena dampaknya di karenakan adanya arahan pemerintah melalui menteri pendidikan RI untuk belajar dari rumah.

"Kami meminta pemerintah melalui menteri pendidikan nasional dan Kementerian agama RI kembali mendata dan membantu mereka yang tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah, dari jumlah tersebut, 50 persen diantaranya termasuk golongan tak mampu dari segi ekonomi", kata Said Aldi Al Idrus.

Said juga meminta kepada pemerintah pusat, provinsi, kabupaten dan kota se-Indonesia serta dukungan seluruh masyarakat yang peduli untuk dapat membantu meringankan penderitaan yang dialami guru mengaji, ustaz dan ustazah TK TPA BKPRMI di tanah air.

"Kepedulian kita bersama sangat di harapkan", ujar said didampingi ketua 1 DPP BKPRMI H.Yeyen munawar dan Dirnas LPPTKA Gunawan,Wasekjend Haryanto,Seknas LPPKS H.Ana Rustiana usai menyerahkan bantuan sembako kepada ustaz ustazah TK TPA yang tidak menerima bantuan pemerintah di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat

Sementara itu, Direktur nasional Lembaga Pembinaan dan Pengembangan TK Al-Qur'an Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (LPPTKA BKPRMI) H. Gunawan HS mengatakan, sebelum pandemi virus corona, rata-rata penghasilan guru mengaji di Indonesia sekitar Rp 150.000 hingga Rp 1.000.000/bulan.

"Namun, sejak awal Maret 2020, penghasilan yang relatif kecil itu pun hilang total sejalan dengan tidak aktifnya proses belajar mengajar di Lembaga Taman Pendidikan Al-Qur'an sebagai antisipasi merebaknya virus corona," ujarnya.

Merespons kondisi sulit ini, LPPTKA BKPRMI pusat berharap adanya kepedulian dari berbagai pihak untuk memberikan perhatian berupa bantuan Seikhlasnya guna mengurangi beban para ustaz-ustazah TK TPA yang sangat merasakan dampak pandemi global ini.

Donasi dalam bentuk bantuan sembako dan dana.Untuk konfirmasi penyaluran bantuan bisa menghubungi, H.Yeyen Munawar (082119018199), H. Gunawan HS.(08129910064), Hj Neneng Anita
(082112439202).

"Insya Allah dengan bantuan tersebut, kita bisa meringankan penderitaan yang dihadapi para guru mengaji ustaz ustazah di tanah air", tutupnya.

Penulis:
Editor: M Nur Ichsan Arief
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved