Breaking News:

Bintang Tsuraya

Penjelasan Lengkap LAPAN Tentang Bintang Tsuraya yang Disebut Ulama Sebagai Tanda Berakhirnya Wabah

Di timur tengah, Tsuraya yang terbit ketika fajar merupakan penanda berakhirnya masa mewabahnya hama tanaman dan dimulainya panen buah kurma

Editor: Feryanto Hadi
www.lapan.go.id
Tsuraya/Thuraya atau dalam istilah astronomi populer disebut sebagai gugus bintang terbuka Pleiades 

Gugus bintang terbuka ini terdiri dari sejumlah bintang, dan tujuh diantaranya dapat dilihat dengan mata telanjang.

Dalam mitologi Yunani dan dikenal sampai saat ini, ketujuh bintang tersebut adalah  Sterope, Merope, Electra, Maia, Taygeta, Celaeno, dan Alcyone serta dikenal sebagai bintang 7 saudari.

Karena mudah dikenali dengan mata telanjang, maka obyek ini juga muncul dalam berbagai mitologi langit dari berbagai kebudayaan di seluruh dunia.

Pleiades juga dikenal sebagai bintang tujuh dalam berbagai mitologi di berbagai kebudayaan di seluruh dunia.

Isu Dukhan Tanda Kiamat Pada 15 Ramadan 2020,Buya Yahya dan Ustaz Riza Basalamah Ikut Angkat Bicara

Polemik Soal Dukhan Pertanda Akhir Zaman di Pertengahan Ramadan 2020, Begini Pendapat Ustaz Zulkifli

Dada Bergetar dan Tangisan Haru Cita Citata Saksikan Kekasih Bulenya Baca Dua Kalimat Syahadad

Dalam tradisi langit nusantara, sering disebut juga sebagai Lintang Wuluh, atau Lintang Kerti. Dari tradisi India dikenal sebagai Kartika (Kritikka) yang namanya diambil dari dewa pelindung bangsa Tamil, Kartikeya.

Sedangkan di Tiongkok dan Korea, Tsuraya dikenal sebagai Mao-Xing dan Myo-Su Byeol (Bintang Berambut, Hairy-Head Star). Jepang mengenalnya sebagai Subaru-hoshi atau "Bintang yang berkumpul", secara populer dikenal sebagai Subaru.

Dalam tradisi agraris nusantara, munculnya Pleiades ketika fajar digunakan sebagai tanda untuk memulai menggarap sawah dan membersihkan huma, sebagai tanda awal bercocok tanam.

Sedangkan di timur tengah, Tsuraya yang terbit ketika fajar merupakan penanda berakhirnya masa mewabahnya hama tanaman dan dimulainya panen buah kurma.

Dalam astronomi, jarak Pleiades ke Bumi mencapai 444 tahun cahaya, artinya cahaya dari Tsuraya membutuhkan waktu 444 tahun agar sampai ke Bumi.

Selebgram Cantik Asal Korsel Ayana Jihye Moon Senang Sang Adik Ikuti Jejaknya Memeluk Agama Islam

Pleiades terbit hampir bersamaan dengan Matahari terjadi di bulan Mei sampai dengan Juni ketika terbit saat fajar, kemudian tinggi di atas saat September-Desember, sampai kemudian tenggelam saat fajar ketika Desember, sehingga seringkali diasosiasikan sebagai penanda musim dingin bagi masyarakat di belahan Bumi utara.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved