Breaking News:

Virus Corona

NEGARA-negara Eropa Tolak Masker dan Ventilator Buatan China, Dokter Inggris Bisa Bunuh Pemakainya

Negara-negara Eropa seperti Perancis, Belanda, Spanyol, dan kini Inggris tolak alkes buatan China karena bisa bahayakan pemakainya.

PA/independent.co.uk
Sejumlah negara Eropa menolak alat kesehatan buatan China yang banyak rusak dan membahayakan pemakainya. Foto: Militer Inggris mengirim 300 ventilator dari China bulan lalu. 

* Dokter Inggris tolak Ventilator buatan China

* Belanda, Perancis, dan Spanyol kembalikan jutaan masker China.

* Ventilator buatan China bisa celakakan pasien

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Sejumlah negara Eropa terus menolak dan mengembalikan sejumlah alat kesehatan buatan China.

Mereka menilai, alat kesehatan seperti masker dan ventilator dari China yang yang cacat atau rusak sehingga bisa membahayakan tenaga medis atau warga masyarakat yang memakainya.

Belanda tolak masker China berjumlah 600.000 potong yang rusak.

Selain itu, Perancis tolak masker China juga yang jumlahnya ratusan ribu potong.

Tak mau ketinggalan, Spanyol pun kembalikan 350.000 masker impor dari China.

Dan kali ini, Inggris  menolak ratusan ventilator buatan China yang dinilai bisa membunuh orang yang memakainya karena rentan penulaarn Virus Corona atau Covid-19. 

Kronologi Wafatnya Wali Kota Tanjungpinang Syahrul, Kondisi Memburuk Hingga Dipasang Ventilator

Anies Berdayakan UKM Ibu Kota Produksi 20 Juta Masker untuk Diberikan Gratis kepada Warga Jakarta

Independent.co.uk melaporkan, ratusan ventilator China yang dibeli oleh pemerintah Inggris untuk membantu NHS mengobati pasien Coronavirus yang sakit parah telah dibuang.

Halaman
1234
Editor: Suprapto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved