Breaking News:

Liga Spanyol

Gelandang Senior Barcelona Kesal pada Pandemi Virus Corona

Gelandang senior Barcelona, Ivan Rakitic, gusar pada pandemi virus corona yang tak juga berakhir.

Kompas.com
Ivan Rakitic. 

Gelandang senior Barcelona, Ivan Rakitic, gusar pada pandemi virus corona yang tak juga berakhir.

Pemain berusia 32 tahun itu pun menegaskan siap mengambil risiko terinfeksi virus corona, karena yang diinginkan hanya kembali bermain bola untuk menghibur banyak orang.

Aksi gelandang Barcelona asal Kroasia, Ivan Rakitic saat menaklukkan kiper Real Madrid Thibaut Courtois di laga el Clasico, Minggu (3/3/2019) dinihari. Barcelona unggul 1-0 atas Real Madrid di pertandingan tersebut.
Aksi gelandang Barcelona asal Kroasia, Ivan Rakitic saat menaklukkan kiper Real Madrid Thibaut Courtois di laga el Clasico, Minggu (3/3/2019) dinihari. Barcelona unggul 1-0 atas Real Madrid di pertandingan tersebut. (Twitter FC Barcelona)

“Saya ingin bermain. Ini jelas bahwa kami harus mencoba kembali menggulirkan sepak bola dengan jaminan kebersihan terbaik, namun kami juga harus memahami bahwa itu takkan pernah 100 persen,” kata Rakitic dikutip dari Marca.

Barcelona untuk saat ini berada di puncak klasemen, unggul dua poin dari Real Madrid. LaLiga Spanyol sendiri menyisakan 11 pertandingan Kompetisi 2019/2020 akan kembali digulirkan meskipun ada harapan untuk memulainya kembali pada Juni.

Menurut Rakitic, sepak bola bisa meningkatkan moral public, karena itu kompetisi harus segera digulirkan dengan berbagai persyaratan.

“Risiko yang sama juga dimiliki semua pekerja yang kembali ke pekerjaan mereka. Pekerja supermarket juga wajib berganti di ruang ganti dan punya tanggung jawab sama atau lebih seperti halnya kami,” ucapnya.

“Mereka mengambil risiko dan saya ingin mengambilnya juga. Saya pikir kami punya utang dan saya yakin ketika kita bertanya pada fans, mereka pasti menginginkan ada sepak bola,” imbuh pemain asal Kroasia itu.

Rakitic kemudian ditanya apakah ia siap mengambil risiko terhadap kesehatannya sendiri.

“Tanpa diragukan lagi, dan saya mengatakan ini dari kesadaran bahwa risikonya akan sangat kecil, tetapi ini juga karena solidaritas dengan mereka yang telah berjuang untuk kami sejak menit pertama dan bahwa mereka akan terus seperti ini selama beberapa hari,” tuturnya.

Rakitic berharap para pelaku di sepak bola, seperti semua orang, akan menjadi "sedikit lebih manusiawi" setelah mengalami pandemi ini.

"Akhir-akhir ini saya telah mendengar banyak orang berbicara tentang masalah yang akan muncul jika kita tidak bermain, masalah ekonomi, kompetisi Eropa, kalender kompetisi, promosi, degradasi, tetapi saya belum pernah mendengar ada yang berbicara tentang orang, orang-orang yang menganggap timnya adalah bagian dari hidup mereka dan tiba-tiba saja itu diambil,” ucapnya.

"Secara sosial kita harus mengambil langkah, agar dapat menghibur orang-orang yakni dengan melakukan apa yang mereka sukai, sehingga kita semua berhenti memikirkan virus dan penyakit ini, sehingga kita dapat kembali bercanda dengan tetangga kita dari tim lawan," lanjut Rakitic.

Rakitic yang terikat kontrak sampai 2021, belakangan santer diberitakan akan meninggalkan Camp Nou pada musim panas mendatang.

"Bagaimanapun kamu melihat di luar, bukan bagaimana perasaanmu di dalam,” tandasnya.

Penulis: Valentino Verry
Editor: Valentino Verry
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved