Proyek UIII Depok

Usai Putusan PTUN Bandung, Proyek UIII Depok Bisa Terus Berlanjut

PTUN Bandung Menangkan Gugatan Kemenag Atas Tanah Verpoonding, Proyek UIII Depok Bisa Terus Berlanjut. Simak selengkapnya.

WARTA KOTA/BUDI SAM LAW MALAU
Jokowi di peletakan batu pertama pembangunan UIII Depok. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kasus perseturuan perebutan lahan antar Kemeterian Agama dengan Badan Musyawarah Penghuni Tanah Verpoonding Seluruh Indonesia (BMPTVSI) akhirnya mulai menemui titik terang.

Setelah kasus tersebut diajukan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung, akhirnya diputuskan bahwa perkara tersebut dimenangkan Kemenag.

Dalam perkara Nomor 137/G/PTUN-Bdg tersebut, Majelis Hakim mengabulkan eksepsi Tergugat 1 (Badan Pertanahan Nasional) serta Tergugat 2 Intervensi 1 (Kementerian Agama) dan menyatakan gugatan yang diajukan BMPTVSI tidak dapat diterima (Niet Ontvankelijk Verklaard/NO).

Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Arskal Salim GP menegaskan, dengan demikian tidak ada lagi alasan bagi pihak manapun untuk mengganggu pelaksanaan proyek strategis nasional yang tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 56 Tahun 2018 tentang Perubahan Kedua atas Perpres Nomor 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional.

Bantu Sesama Terdampak Virus Corona, Ariel NOAH Lelang Sepatu Kesayangan yang Hanya Dibuat Sepasang

"Jadi, siapapun yang mencoba mengganggu maka akan berhadapan dengan hukum. Kementerian Agama bekerjasama dengan aparat penegak hukum tidak segan-segan untuk menindaknya," tutur Ketua Satgas Khusus Pembangunan UIII Arskal, melalui video conference, Kamis (30/4/2020).

Kuasa Hukum Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), Misrad mengatakan, putusan yang dikeluarkan oleh PTUN Bandung dalam perkara ini terbilang langka.

Sebab, dengan dikabulkannya eksepsi pada putusan sela, mengisyaratkan bahwa perkara ini tidak memiliki kejelasan sejak awal.

Selain itu, kata Misrad, dalam perkara ini Hakim juga menganggap BMPTVSI sejak awal telah mengetahui bahwa aset yang diperkarakan merupakan Aset Negara sejak tahun 2007, dengan sertifikat atas nama Departemen Penerangan, cq. RRI.

Novel Baswedan Ungkap Dirinya Tengah Tangani Kasus Suap Basuki Hariman, Sebelum Disiram Air Keras

Di mana pada 2018 telah dilakukan pemecahan atau balik nama lahan seluas 142,5 ha menjadi atas nama Kementerian Agama.

Terlebih penggugat dalam perkara ini mempersoalkan kepemilikan lahan seluas 35 ha, yang diklaim dihuni dan dikuasai oleh 133 orang.

Halaman
12
Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved