UMKM

UMKM Dipersilakan Ajukan Keringanan Kredit akibat Wabah Covid-19, tapi Syarat Ini Harus Dipenuhi

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menetapkan syarat bagi pelaku UMKM yang ingin mendapatkan fasilitas pelonggaran kredit akibat pandemi Covid-19.

Istimewa
ILUSTRASI Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) 

Pelaku usaha yang ingin mendapatkan fasilitas keringanan pembayaran angsuran itu harus memiliki rekam jejak yang baik. Artinya?

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menetapkan syarat bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang ingin mendapatkan fasilitas pelonggaran kredit akibat pandemi virus Corona.

Menurut Sri Mulyani,  pelaku usaha yang ingin mendapatkan fasilitas keringanan pembayaran angsuran itu harus memiliki rekam jejak yang baik.

Dalam artian, UMKM yang bersangkutan selama ini bisa membayar kredit dan masuk dalam kategori lancar.

Ini Stimulus Pemerintah untuk UMKM, dari Bebas Pajak Selama 6 Bulan hingga Mudah Ajukan Kredit Baru

Dengan Produk Unggulan Tunaiku, Amar Bank Komitmen Bantu UMKM Hadapi Masa Sulit di Tengah Covid-19

Imbas Covid-19, Alfamart dan Alfamidi Gratiskan Biaya Sewa Tenant kepada lebih dari 12.000 UMKM

Selain itu, pelaku UMKM juga harus memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan merupakan pembayar pajak yang baik.

"Jadi mereka tidak masuk di dalam daftar hitamnya OJK (Otoritas Jasa Keuangan)," ujar Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu dalam video conference, Rabu (30/4/2020).

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, perbankan atau lembaga pembiayaan juga memiliki syarat untuk bisa memberikan keringanan kredit, yaitu berupa pengajuan proposal yang diverifikasi oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Gandeng Dompet Dhuafa, OK OCE Beri Akses Permodalan UMKM Terdampak Covid-19

Berdayakan UMKM, GandengTangan Salurkan Donasi 1.000 Masker dan APD untuk Puskesmas dan Masyarakat

Ini Aksi Akselerator GK|Hebat bagi Bisnis Kuliner di Bawah Naungannya, di Tengah Wabah Covid-19

Verifikasi Proposal

Di dalam proposal tersebut, nantinya tercantum mengenai kondisi debitur yang bakal diberi bantuan keringanan pembayaran kredit.

Debitur tersebut harus merupakan korban dari pandemi covid-19.

Dengan proposal yang telah terverifikasi tersebut, pemerintah bisa memberikan subsidi berupa pembayaran bunga selama enam bulan kepada debitur yang bersangkutan.

Halaman
1234
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved