Breaking News:

Virus Corona

Gara-gara Bantuan Sembako Ibu RT dan Warganya Baku Hantam, Kini Sudah Damai

Ibu RT dan warganya yang sempat baku hantam, karena bantuan sembako di Rawa Badak Utara, Koja, Jakarta Utara akhirnya memutuskan saling berdamai.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Dodi Hasanuddin
Warta Kota/Istimewa
Polres Metro Jakarta Utara gelar konferensi pers kasus baku hantam Ibu RT dan warga di Koja, Jakarta Utara 

WARTAKOTALIVE.COM, TANJUNG PRIOK - Ibu RT dan warganya yang sempat baku hantam, karena bantuan sembako di Rawa Badak Utara, Koja, Jakarta Utara akhirnya memutuskan saling berdamai.

Meski kedua belah pihak memutuskan berdamai, namun keduanya ditetapkan sebagai tersangka.

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Budhi Herdi Susianto, mengatakan, berdasarkan hasil visum dan keterangan saksi, anak Ibu RT yakni FA dan kakak NF yakni NA akhirnya ditetapkan tersangka oleh polisi.

Keduanya saling menganiaya sehingga sama-sama mengalami luka di tubuh.

Akhirnya keduanya sempat diamankan oleh Polres Metro Jakarta Utara usai ditetapkan sebagai tersangka.

Namun akhirnya polisi menggelar mediasi dengan kedua belah pihak.

Ketua RT 6 Pademangan Barat, Sukirno (baju putih), memberikan langsung paket bantuan sosial kepada warga Pademangan Barat, Jakarta Utara, Rabu (15/4/2020)
Ketua RT 6 Pademangan Barat, Sukirno (baju putih), memberikan langsung paket bantuan sosial kepada warga Pademangan Barat, Jakarta Utara, Rabu (15/4/2020) (Wartakotalive.com/Angga Bhagya Nugraha)

"Lewat mediasi itu terjadi kesepakatan kedua belah pihak saling memahami, saling menerima, dan tidak saling menuntut," ujar Budhi dalam konferensi pers yang digelar secara online Kamis (30/4/2020).

Walhasil kedua belah pihak sama-sama membuat surat pernyataan dan surat pencabutan laporan masing-masing yang sebelumnya sempat dilayangkan ke kepolisian.

"Kami sudah menerima dan kami akan proses lebih lanjut," jelas Budhi.

Hasil mediasi dan pencabutan laporan itu akan menjadi pertimbangan pihak kepolisian untuk menghentikan kasus tersebut.

"Kami akan gelar perkara untuk menentukan apakah kasus ini kita hentikan atau kita lanjutkan. Surat perdamaian tentunya akan menjadi pertimbangan kami," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya sempat viral sebuah video wanita yang menunjukan bekas luka karena mengaku dianiaya oleh Ibu RT.

Diketahui kejadian itu terjadi di Jalan Rawabinangun II RT 006 RW 008 Rawa Badak Utara, Koja, Jakarta Utara, Rabu (22/4/2020).

Wanita itu menunjukan bekas luka cakaran di sekujur wajahnya. Ia mengaku diintimidasi oleh RT di Rawa Badak Utara karena menanyakan perihal sembako.

Usai viral, kedua belah pihak saling melapor ke polisi dan mengaku sebagai korban. Kasus itu pun masih ditangani Polres Metro Jakarta Utara. 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved