Breaking News:

Begini Pandangan Ketua Bidang organisasi Syarikat Islam Soal Pemberhentian Sitti Hikmawatty

Begini Pandangan Ketua Bidang organisasi Syarikat Islam Soal Pemberhentian Sitti Hikmawatty. Simak selengkapnya.

ISTIMEWA
Ketua Bidang keorganisasian DPP Syarikat Islam Chandra Halim. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Ketua Bidang organisasi Syarikat Islam angkat Bicara terkait diberhentikannya Sitti Hikmawatty melalui Keputusan Presiden Nomor 43/P Tahun 2020.

Diketahui sebelumnya Sitti mengaku menerima dan menghormati putusan Presiden Jokowi tersebut.

"Saya menerima dan menghormati putusan Bapak Presiden dan mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang selama ini diberikan kepada saya dalam rangka melakukan upaya perlindungan pada anak Indonesia," ujar Sitti dalam konferensi pers melalui Zoom, Selasa (28/4/2020).

4 ALASAN Presiden Jokowi Pecat Sitti Hikmawatty Dari Komisioner KPAI, Direkomendasikan Dewan Etik

enurut Ketua Bidang keorganisasian DPP Syarikat Islam, Chandra Halim, menilai dalam proses keputusan dewan etik dengan hasil rekomendasi pemberhentian secara tidak hormat sangat janggal dan melenceng dari konteks aturan yang ada.

“Terjadi kesalahan prosedur dalam pelaksanaan sidang dewan etik, menurut sepengetahuan saya dan pengakuan Sitti Hikmawatty bahwa selama ini beliau tidak pernah mendapatkan teguran dari dewan etik dan langsung dibuatkan forum klarifikasi saja.” Ujar chandra.

Seperti diketahui bahwa dalam peraturan KPAI no 1 tahun 2017, pasal 28 point C disebutkan setiap komisioner Memiliki Hak membela diri, memberikan jawaban, dan/atau klarifikasi atas teguran yang diberikan dewan Etik KPAI.

Heboh Peryataan Hamil di Kolam Renang, Komisioner KPAI Sitti Hikmawatty Akan Dipecat Tidak Hormat

Lebih lanjut, Chandra Halim menjelaskan bahwa sebenarnya justru, Ketua KPAI yang dapat dianggap melanggar aturan yang ada di KPAI, hal ini didasarkan pada peraturan KPAI yang dalam bab VIII mengenai kewajiban, hak dan penegakan disiplin.

“Coba lihat pasal 27 yang menjelaskan bahwa setiap komisioner berkewajiban menjaga kerahasiaan yang dipercayakan kepadanya termasuk hasil rapat yang dinyatakan sebagai rahasia, artinya Ketika ketua KPAI melaksanakan konferensi pers terkait menyikapi tindak lanjut keputusan dewan etik dengan menjelaskan hasil rapat pleno dan kronologis rapat pleno maka sesungguhnya dia melanggar aturannya sendiri” tegas Chandra.

Selain itu, chandra mengatakan, dalam semua regulasi atau aturan menyangkut KPAI disebutkan bahwa pembentukan Dewan Etik itu hanya untuk melakukan pemberhentian anggota KPAI.

5 Fakta Sitti Hikmawatty Berenang Sekolam Bisa Hamil, Ternyata Pendidikannya Tentang Kesehatan

Artinya, kata Chandra, secara tidak langsung rapat pleno pembentukan dewan etik di buat dari awal dengan narasi pelanggaran kode etik bertujuan untuk menyingkirkan keberadaan Sitti Hikmawatty dari KPAI.

Halaman
1234
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved