Virus Corona

Ada Wilayah yang Warganya Paling Banyak Terpapar Covid-19, Ini Jawaban Wali Kota Depok

Ada Wilayah yang Warganya Paling Banyak Terpapar Covid-19, Ini Jawaban Wali Kota Depok. Simak selengkapnya.

Warta Kota/Vini Rizki Amelia
Wali Kota Depok Mohammad Idris saat memberi keterangan kepada wartawan seusai meresmikan pemberlakuan PSBB di Kota Depok, Balai Kota Depok, Pancoran Mas, Depok, Selasa (14/4/2020) 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Dalam masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap kedua di Kota Depok, Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan, pada PSBB tahap kedua akan melakukan strategi yang lebih intensif dalam hal pengawasan.

Khususnya pengawasan di dalam kota dan lingkungan warga, sehingga, katanya terdapat re-alokasi beberapa personel dari masing-masing check point yang saat ini berjaga di wilayah perbatasan.

 "Untuk memperkuat petugas di dalam kota dalam mengawasi pelaksanaan seluruh pengaturan dan protokol PSBB," papar Idris dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Kamis (30/4/2020).

idris yang juga bertindak sebagai Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok ini juga memaparkan penyebab adanya wilayah dengan jumlah kasus cukup tinggi.

Pangkas Jalur Birokrasi, Satgas Daerah Lawan Covid-19 Kota Depok Dibentuk

"Diantaranya disebabkan oleh banyak faktor, adanya pergerakan orang cukup tinggi, berada pada kawasan dengan kepadatan penduduk tinggi, terjadi baik import case maupun transmisi 
lokal, dan lain-lain," ujarnya.

Gugus Tugas PP COVID-19 Depok, kata Idris juga sudah mengambil langkah-langkah melalui pelaksanaan rapid test, penguatan kampung siaga dan penguatan manajemen operasional penanganan COVID-19 di Kecamatan dan Kelurahan.

Selain itu juga, Idris mengatakan pihaknya melakukan penggerakan Tim Pemantau hingga tingkat kelurahan yang berkolaborasi dengan Puskesmas dan Kampung Siaga Covid.

Pelaksanaan Contact Tracing dan Penyeleidikan Epidemiologi oleh petugas Kesehatan juga diakui Idris menjadi langkah-langkah yang dilakukan Tim Gugus Tugas. 

Covid-19 Menginfeksi 101 Warga Tangerang Selatan, 15 Pasien Sembuh, 18 Orang Mennggal

"Akan tetapi, semua itu perlu komitmen kita bersama, untuk menjalankan seluruh protokol pemerintah dan pengaturan PSBB,"

"Tanpa itu semua, kita tidak akan bisa cepat mengehentikan penularan dan penyebaran COVID-19," tuturnya.
 

Halaman
12
Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved