Breaking News:

Virus Corona

Seluruh Kabupaten dan Kota di Jawa Barat Siap Berlakukan PSBB, Diterapkan Mulai 6 Mei Ini

Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama pemerintah kabupaten/kota di Jabar sudah sepakat memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Editor: Murtopo
instagram@ridwankamil
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil umumkan bahwa Pemerintah Swedia memberi bantuan APD dan masker, Sabtu (4/4/2020) 

WARTAKOTALIVE.COM, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyimpulkan bahwa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Tingkat Provinsi merupakan kebutuhan di Jabar.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama pemerintah kabupaten/kota di Jabar sudah sepakat memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Pengajuan PSBB di seluruh kabupaten dan kota di Jabar tersebut disepakati dalam rapat koordinasi yang dipimpin Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil via video conference bersama bupati dan wali kota 17 daerah yang belum menggelar PSBB di Jabar, dari Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu (29/4/2020)

Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama pemerintah kabupaten/kota di Jabar akan segera mengajukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Tingkat Provinsi Jabar kepada Kementerian Kesehatan RI.

PSBB Dinilai Tak Efektif, Marak Aksi Tawuran di Kota Tangsel, Polisi Tangkap Tiga Kelompok Warga

Nantinya, pengajuan PSBB ke Kementerian Kesehatan RI dilakukan melalui satu surat, yaitu dari dirinya selaku Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jawa Barat.

“Saya simpulkan bahwa kita menyepakati PSBB Provinsi. Menjadi kebutuhan, juga memudahkan birokrasi, sehingga cukup satu surat dari Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Provinsi Jabar,” ujar Kang Emil.

“Maka seluruh kota/kabupaten yang hadir sekarang, bisa menggunakan dasar hukum dari surat Gugus Tugas Jabar ke Kemenkes itu untuk dijadikan dasar pelaksanaan PSBB di wilayah masing-masing,” tuturnya.

Jadi Jalur Pilihan untuk Mudik, Bupati Cellica Nurrachadiana Setuju Pemberlakuan PSBB di Karawang

Apabila pengajuan tersebut disetujui akhir pekan ini, PSBB Tingkat Provinsi Jabar pun rencananya akan mulai diterapkan pada Rabu, 6 Mei 2020.

“Jadi, proses persetujuan oleh Kementerian Kesehatan biasanya diberikan di hari Sabtu. Kemudian dari hari ini sampai Selasa (5/5/20) minggu depan, saya titip bapak/ibu (bupati/wali kota) sudah melakukan sosialisasi di media masa, di RT/RW tentang apa itu persiapan PSBB di wilayahnya masing-masing supaya dapat pengondisian di masyarakat,” ujar Kang Emil.

Nantinya, ada beberapa kabupaten/kota yang akan melaksanakan PSBB secara parsial berdasarkan penyebaran Covid-19 di wilayahnya, di antaranya Kabupaten Cianjur.

Wali Kota Bekasi: PSBB Butuh Sanksi Hukum

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved