Sosialisasi Secara Virtual, BP Jamsostek Minta Mewaspadai Calo Digital
Pertemuan dilakukam dalam rangka menyosialisasikan Protokol Layanan Tanpa Kontak Fisik (Lapak Asik)
Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Agus Himawan
WARTAKOTALIVE.COM - BPJamsostek Kanwil DKI Jakarta adakan pertemuan secara virtual dengan 41 anggota Serikat Pekerja dan Serikat Buruh se-DKI Jakarta.
Pertemuan dilakukam dalam rangka menyosialisasikan Protokol Layanan Tanpa Kontak Fisik (Lapak Asik) sekaligus berdiskusi tentang peran serta BPJamsostek dalam upaya penanganan pencegahan penyebaran covid-19.
Pertemuan yang dimoderatori oleh Arif Zahari, Asisten Deputi Wilayah Bidang Kepesertaan ini dihadiri oleh Anggota Dewan Pengawas BPJamsostek Eko Darwanto dan Rekson Silaban serta 17 Kepala Kantor Cabang se-DKI Jakarta.
• Apreasiasi Buruh Terdampak Covid-19 yang Jual Es Campur, Ganjar Langsung Pesan 100 Bungkus
• Ukuran Ganteng Pria Korea Utara Apakah Seperti Kapten Ri Jeong atau Kim Jong Un?
• Kawanan Ganjal ATM Raup Rp 143 Juta dalam Tiga Kali Beraksi lalu Dibekuk Polda Metro Jaya
Cotta Sembiring, Deputi Direktur Wilayah BPJamsostek DKI Jakarta dalam sambutannya mengatakan pihaknya menyiapkan protokol tata cara kerja, yang mana biasanya kita bekerja dari kantor kita lakukan pekerjaan dari rumah atau WFH (Work from Home).
"Namun dengan WFH ini, banyak yang mengartikan bahwa sikap BPJamsostek dengan WFH ini seolah-olah kita tidak melayani peserta dan seolah-olah kita libur atau cuti," ujar Cotta melalui keterangan tertulisnya, Selasa (28/4/2020).
Cotta meyakinkan Serikat Buruh bahwa pihaknya tetap memberikan pelayanan yang optimal kepada peserta melalui protokol layanan tanpa kontak fisik (Lapak Asik) untuk menerapkan sosial distancing dan psycal distancing guna memutus mata rantai penyebaran covid-19.
• Hampir 4.000 Warga DKI Positif Covid-19 Hingga Selasa (28/4/2020), Tewas 375 dan Sembuh 338 Orang
• Rekening Driver Gojek Dibobol Kawanan Ganjal ATM hingga Rp 100 Juta, Pelaku Dibekuk Polda Metro
"Dengan banyaknya peserta yang memberikan testimoni atau respons positif di media sosial merupakan bukti nyata bahwa BPJAMSOSTEK tetap menjalankan amanahnya dalam melayani peserta meskipun sedang menjalani WFH," jelas Cotta.
Waspada Calo Digital
Cotta mengingatkan bahwa ada sebagian pekerja atau peserta yang tidak bisa dan tidak memahami penggunaan Lapak Asik secara online ternyata telah dimanfaatkan ‘para calo digital’.
“Ada info,sekarang ini, peserta yang tidak bisa menggunakan Lapak Asik telah dimanfaatkan oleh calo-calo digital. Harapan kami kawan-kawan di serikat pekerja dan serikat buruh supaya membantu kawan-kawannya agar tidak terjebak calo-calo digital,” ucap Cotta.
• Jika Kasus Baru Covid-19 Terus Menurun, Anies Baswedan Bilang PSBB Takkan Diperpanjang
• Aksi Jokowi Bagikan Sembako di Jalanan Disebut Jubir Gusdur Mirip Sinterklas Picu Kecemburuan Sosial
• Ternyata Bukan Hanya Karena Operasi, Kim Jong Un Juga Diduga Hindari Corona Hingga Kena Rudal
Ia menyayangkan dalam situasi pandemi Covid-19 saat ini yang serba sulit ternyata ada calo-calo digital yang memanfaatkan peserta BPJamsostek.
Untuk memudahkan pekerja dan meminimalisir praktek percaloan tersebut, pihaknya telah membuat bantuan tutorial cara klaim melalui link s.id/lapakasikdki.
“Sebenarnya ada drop box kalau memang tak bisa memanfaatkan teknologi komunikasi dengan diantar dokumennya memang tak ketemu dengan petugas. Dokumen akan diverifikasi dan dilanjutkan untuk proses klaim,” jelas Cotta.
Untuk informasi lebih lanjut terkait pelayanan BPJamsostek atau terkait Protokol Lapak Asik, peserta dapat menghubungi Layanan Masyarakat 175, atau melalui situs resmi www.bpjsketenagakerjaan.go.id dan akun resmi di Facebook BPJS Ketenagakerjaan atau Twitter @bpjstkinfo atau akun Youtube BPJS Ketenagakerjaan youtube bit.ly/LAPAKASIK.