Virus Corona Jabodetabek
Pemakaman dengan Protap Covid-19 di DKI Jakarta Meningkat
Terdapat 1.666 orang yaang dimakamkan dengan Protap Covid-19 di Jakarta.
Penulis: Dodi Hasanuddin | Editor: Dodi Hasanuddin
Jumlah kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta sebanyak 3.869 kasus per Senin (27/4/2020). Namun, tercatat
sebanyak 1.666 orang dimakamkan dengan menggunakan mekanisme atau protap virus corona (Covid-19) di DKI Jakarta.
Berdasarkan data dari situs resmi tanggap Covid-19 milik Pemprov DKI Jakarta (corona.jakarta.go.id), data tersebut terhitung dari 5 Maret hingga 24 April 2020.
Jumlah pemakaman dengan protap tersebut naik turun setiap harinya. Namun data itu tak tercantum sejak 25 April hingga 27 April.
Pada 5 Maret 2020, ada dua orang yang dimakamkan dengan protap Covid-19. Sedangkan jumlah pemakaman dengan protap Covid-19 yang paling tertinggi pada 7 April 2020 yang mencapai 71 kasus.
Peningkatan kasus pemakaman menggunakan protap Covid-19 ini sendiri sudah terjadi sejak 21 Maret 2020 lalu, saat 17 orang yang dimakamkan menggunakan tata cara tersebut.
Sejak tanggal itu, setiap harinya pemakaman dengan protap Covid-19 cenderung meningkat.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan, tak semua dari jenazah yang dimakamkan dengan protap itu merupakan pasien yang telah terkonfirmasi positif Covid-19.
Bahkan ada yang masih menunggu tes namun meninggal dunia.
"Ini adalah mungkin mereka-mereka yang belum sempat dites (Covid-19), oleh karenanya belum bisa disebut sebagai positif, atau sudah dites tapi belum ada hasilnya," ujar dia beberapa waktu lalu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/polisi-berjaga-di-tpu-tegal-alur-tempat-pemakaman-jenazah-korban-covid-19.jpg)