Virus Corona

Kompetisi Sepak Bola di Argentina Dihentikan Akibat Covid-19, Tidak Ada Tim yang Terdegradasi

Semua kompetisi telah selesai dan besok keputusan ini akan disahkan oleh komite eksekutif.

GetYourGuide
La Bombonera, stadion yang digunakan Boca Juniors untuk menjamu tamu-tamunya. 

Kompetisi sepak bola di Argentina pada musim ini dihentikan akibat pandemi virus corona. Keputusan itu mengikuti jejak Belanda, yang menghentikan total kompetisi musim 2019-2020 akibat penyebab yang sama.

Kompetisi papan atas di Argentina di dua fase. Pertama adalah Superliga Argentina. Kompetisi musim ini digelar mulai tanggal 26 Juli 2019 hingga 9 Maret 2020. Kompetisi yang diikuti 24 tim itu menobatkan Boca Juniors sebagai juara, dengan keunggulan satu poin atas River Plate.

Carlos Tevez membantu Boca Juniors meraih gelar juara Superliga Argentina 2019-2020.
Carlos Tevez membantu Boca Juniors meraih gelar juara Superliga Argentina 2019-2020. (Diario AS)

Setelah Superliga Argentina 2019-2020 berakhir, semua kontestan bertarung di Copa de la Superliga, yang digelar mulai tanggal 13 Maret hingga 31 Mei 2020. Ajang ini diikuti oleh semua kontestan Superliga Argentina yang dibagi ke dalam dua zona dan dua tim teratas dipertemukan dalam format turnamen.

Copa de la Superliga musim ini baru berlangsung satu pertandingan sebelum Covid-19 melanda Argentina. Setelah kompetisi dihentikan beberapa saat karena pandemi virus corona, Superliga Argentina de Futbol, penyelenggara kompetisi sepak bola profesional di Argentina, menyatakan memberhentikan kompetisi yang mereka selenggarakan.

“Semua kompetisi telah selesai dan besok keputusan ini akan disahkan oleh komite eksekutif, yang di mana akan digelar melalui konferensi telepon,“ ujar Presiden Asociacion del Futbol Argentino (AFA/Asosiasi Sepak Bola Argentina), Claudio Tapia, kepada TNT Sports.

“Kami hanya akan kembali ke lapangan saat otoritas kesehatan telah memberikan lampu hijau. Singkatnya, kami hanya akan bermain saat waktunya sudah tepat,” imbuh Tapia.

Presiden AFA, Claudio Tapia.
Presiden AFA, Claudio Tapia. (Daily Mail)

Laman koran olahraga Ole melaporkan, sistem degradasi di Argentina akan dihapuskan selama dua musim. Namun, dua tim teratas di divisi kedua bakalan tetap diberikan jatah promosi, sehingga pada musim 2021-2022 peserta kompetisi teratas (Primera Division) akan bertambah menjadi 28 tim.

Sementara Boca Juniors, River Plate, Racing Club, dan Argentinos Juniors diberikan jatah tampil di Copa Libertadores musim depan. Adapun Velez Sarsfield, San Lorenzo, Newell's Old Boys, Talleres, Defensa y Justicia, dan Lanus akan bermain di Copa Sudamericana.

Sebelumnya kompetisi sepak bola di Belanda pada musim ini dinyatakan ditiadakan sehubungan dengan adanya pandemi virus corona. Pengumuman resmi soal penghentian kompetisi musim 2019-2020 dilakukan beberapa hari lalu. Keputusan tersebut diambil setelah pemerintah Belanda melarang adanya pentas olahraga maupun musik hingga September mendatang.

Ajax Amsterdam Juara Piala Belanda 2018/2019
Ajax Amsterdam Juara Piala Belanda 2018/2019 (@AFCAjax)

Putusan meniadakan kompetisi musim ini membuat Ajax Amsterdam gagal meraih trofi Eredivisie 2019-2020. Keputusan itu juga membuat klub-klub di divisi kedua dan di bawahnya tidak diberi jatah promosi, karena Koninklijke Nederlandse Voetbalbond (KNVB/Asosiasi Sepak Bola Kerajaan Belanda) memutuskan tidak memberlakukan degradasi pada musim ini.

Penulis: Merdi Iskandar
Editor: Merdi Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved