Kilas Balik

Baru Jadi Presiden RI, Soekarno Masuk Daftar Orang yang Harus Dibunuh Amerika Serikat, Ini Alasannya

Kisah Soekarno masuk daftar orang yang harus dibunuh oleh pihak Amerika Serikat sempat bikin geger.

Editor: Andy Pribadi
Kolase/Tribun Jambi
Soekarno sempat ngamuk di Gedung Putih Amerika 

WARTAKOTALIVE.COM, PALMERAH - Kisah Soekarno masuk daftar orang yang harus dibunuh oleh pihak Amerika Serikat sempat bikin geger.

Sejarah mencatat, negara yang kala itu baru merdeka sampai jadi perhatian intelijen Amerika yang kemudian turun ke Indonesia demi memata-matai Soekarno.

Waktu itu, tentu tidak pernah terbayangkan, Indonesia dengan Soekarno bisa jadi perhatian negara adidaya, Amerika Serikat.

Soekarno dan Hatta.
Soekarno dan Hatta. (Kompasiana.com)

Ya, Indonesia harus bangga memiliki Soekarno, pasalnya, negara sekelas Amerika Serikat bisa mewaspadai Indonesia yang dipimpin sang Proklamator saat itu.

Di tangan Soekarno, Amerika tampaknya merasa Indonesia menjadi sebuah ancaman.

Terlebih di Era 1960-an mata dunia tertuju pada negara-negara Asia Tenggara di mana terjadi konflik antar Vietnam vs Amerika, Belanda vs Indonesia dan tentunya benih-benih konfrontasi Indonesia-Malaysia yang dibekingi Inggris.

TERUNGKAP Pesan Romantis Soekarno Sebelum Wafat untuk Ratna Sari Dewi, Kuburlah Ia Dalam Kuburku

FOTO Terakhir Soekarno Tersebar di Dunia Internasional Bikin Gusar, 2 Anak Bung Karno Diinterogasi

TERUNGKAP Putri Soekarno Ungkit Soal G30 S/PKI, Sebut Ada Konspirasi CIA yang Masih Jadi Misteri

KISAH Pasukan Harimau Indonesia Penjaga Terakhir Soekarno, Terkenal Militan sampai Belanda Takut

TERUNGKAP Tangis Soekarno Pecah di 4 Momen Penting, Salah Satunya saat di Makam Seorang Jenderal TNI

SIMAK Dua Rutinitas Soekarno Jelang HUT Kemerdekaan RI yang Tak Boleh Diganggu oleh Siapapun

KISAH Soekarno Pernah Jadi Target Penembakan saat Salat Idul Adha, Pelakunya Ternyata Orang Terdekat

Bagi Amerika Serikat, membendung pengaruh Komunis di Asia Tenggara adalah mutlak.

Maka mereka bakal menyasar siapa saja yang menjadi simpatisan Komunis, kecil, besar, kuat, lemah pasti bakal dihabisi oleh negeri Paman Sam itu.

Atas ambisi itulah akhirnya pada tahun 2017 lalu terungkap, The Sydney Morning Herald kedapatan membuka file rahasia Central Intelligence Agency (CIA) yang di dalamnya memuat daftar para pemimpin dunia yang harus segera disingkirkan demi tercapainya kepentingan nasional AS selama masa Perang Dingin.

Dalam daftar terdapat nama pemimpin Kuba Fidel Castro, pemimpin Kongo Patrice Lumumba, pemimpin Korea Utara Kim il-Sung dan Presiden Indonesia Soekarno.

Fidel Castro (kanan) masih muda bersama Bung Karno
Fidel Castro (kanan) masih muda bersama Bung Karno (Net)

Yang lebih tragis, CIA juga menyebut pembunuhan presiden AS John F Kennedy lantaran terlalu pro dengan Soekarno.

Richard Bissel, Wakil direktur rencana CIA saat itu berkata telah ada diskusi di CIA tentang kemungkinan untuk menyingkirkan Soekarno dari muka bumi.

Bissel juga mengungkapkan sudah ada 'aset' yang bisa mereka gunakan untuk menghabisi Soekarno walaupun ia sedang berada di Indonesia.

KISAH di Balik Proklamasi 17 Agustus 1945 yang Jarang Orang Tahu, sampai Soekarno Diminta Mengulang

Ini Sifat Unik Soekarno Terungkap saat Tak Punya Uang, Tokoh Partai hingga Pengusaha Dibikin Bingung

Akhirnya Misteri Peci Miring Bung Karno Terungkap di Situs Peninggalan Soekarno di Kediri

Kisah Presiden Soekarno saat ke Jepang, Dikawal 20 Gangster Yakuza karena Dianggap Tak Resmi

Namun demikian Bissel menyatakan CIA tak ada hubungannya dengan kematian Soekarno pada 21 Juni 1970 di saat beliau menjadi tahanan rumah.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved