Bansos Belum Juga Diterima, Dua Lurah di Wilayah Kota Tangsel Diprotes Perwakilan Warganya

“Padahal kita rapat dengan Dinas Sosial Kota Tangsel) waktu itu sempat disampaikan perkiraan tanggal 21-22 April (2020). Mungkin ada perkembangan lain

Penulis: Rizki Amana | Editor: Dedy
wartakota
mensos tinjau paket bansos d kantor pos 

Lantaran bantuan sosial (bansos) imbas wabah virus corona belum juga diterima, tak ayal dua Lurah yakni Lurah Jurang Mangu Timur, Pondok Aren, dan Lurah Cirendeu, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), sama-sama kena protes dari perwakilan warganya.

Menurutnya protes tersebut dilakukan warga karena belum ada satu pun bantuan sosial (bansos) berupa uang tunai dan non tunai serta sembako yang diterima warga.

“Banyak dari warga yang sudah bertanya-tanya. Warga cepat tanggap karena lewat medsos (media sosial), televisi, berita-berita sering di dengar seperti itu (bansos dari instansi pemerintah). Tapi keyataannya tidak sesuai apa yang didengar, dilihat di televisi dengan bantuan non tunai segala macam. Nyatanya jangankan non tunai, sembako saja belum turun gitu,” papar Kamaludin saat dihubungi Wartakotalive.com, Selasa (28/4/2020).

Kamaludin pun tak dapat berbuat banyak. Kepada warga yang bertanya, ia mengatakan jika pihak kelurahan juga belum menerima bantuan apapun untuk dibagikan ke warganya.

“Jadi mereka masyarakat Insya Allah paham, kalau kelurahan terbuka belum menerima bantuan sama sekali,” ucap Kamaludin.

“Padahal kita rapat dengan Dinas Sosial Kota Tangsel waktu itu sempat disampaikan perkiraan tanggal 21-22 April (2020). Mungkin ada perkembangan lain, kita juga belum tahu,” lanjutnya.

Adapun Kelurahan Jurang Mangu Timur mencatat 1.500 Kepala Keluarga (KK) yang berhak mendapatkan bansos yang dijanjikan pemerintah terkait imbas wabah virus corona.

200 KK

Di wilayah Kelurahan Cirendeu, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan juga sama.

Tercatat sebanyak 200 Kepala Keluarga (KK) yang berhak menerima bantuan sosial (bansos) wabah virus corona, hingga kini belum menerima bansos yang digembar-gemborkan oleh Pemeritah Pusat, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, dan Pemerintah Kota Tangsel.

“Belum, kami lurah belum menerima, begitupun warga seluruhnya belum menerima bantuan sosial berupa sembako, uang tunai dan non tunai,” kata Lurah Cirendeu, Win Fadlianta saat dihubungi, Selasa (28/4/2020).

Ia pun mengaku hanya bisa pasrah terkait banyaknya protes dari warganya, serta mengedepankan sosialisasi kepada warga untuk bersabar menanti bantuan tersebut.

Sembari menanti datangnya bantuan tersebut, pihak Kelurahan Cirendeu masih terus mendata kembali warga yang berhak mendapati bansos yang dijanjikan itu di tengah wabah virus corona.

“Pendataan dari kelurahan sudah sedikit lagi tinggal nunggu bantuan sosialnya saja, 200 kk di kelurahan Cirendeu yang terdata menerima bantuan sosial,” kata Win.

Ia pun berjanji akan turut mengawal penyaluran bansos tersebut bila telah menerima bantuannya itu.

Sebab, menurutnya yang terpenting adalah penyaluran yang tepat sasaran.

Ia pun turut meminta kepada para RT di wilayahnya untuk dapat bekerjasama melakukan pendataan dan pengawalan yang penuh, dengan terus berkoordinasi dengan pihak kelurahan.

“Nanti kalau sudah disalurkan kita akan ngawak. Jadi bantuan itu harus benar-benar tersalurkan kepada warga yang benar-benar membutuhkan. Harus tepat sasaran. Kita akan kerjasama dengan RT. RT juga harus menjelaskan kepada warganya agar pemberian bantuan ini jelas dan tepat sasaran,” pungkasnya.

Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved