Breaking News:

Virus Corona Jabodetabek

Polri Diminta Gunakan Drone untuk Pantau Kriminalitas dari Udara

Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) yang terjadi akibat pandemi corona angkanya lebih dari 2 juta. Hal ini dikhawatirkan berdampak pada keamanan.

Penulis: Dodi Hasanuddin | Editor: Dodi Hasanuddin
istimewa
Penyemprotkan disinfektan menggunakan drone di kawasan SCBD hingga Patung Pemuda, Kebayoran baru, Jakarta Selatan pada Jumat (27/3/2020) pagi. 

Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) yang terjadi akibat pandemi corona angkanya lebih dari 2 juta. 

Hal ini dikhawatirkan bisa berdampak pada situasi keamanan di Jabodetabek.

Penggunaan teknologi pun diminta untuk mencegah tindakan kriminal di wilayah Ibu Kota Indonesia dan sekitarnya.

Salah satunya adalah penggunaan drone yang ditujukan melakukan pemantauan dari udara.

Komisioner Kompolnas, Poengky Indarti, berpendapat arahan Kapolri Jenderal Polisi, Idham Azis untuk mengantisipasi kemungkinan rawannya keamanan akibat dampak pandemi corona melalui telegram ST/1238/IV/OPS.2/2020 sudah sangat baik dan harus dijalankan oleh seluruh jajaran.

Dalam melaksanakan tugas-tugasnya, kata Poengky, anggota Polri harus mengedepankan tindakaan preventif.

Ilustrasi--Polwan Patroli Wisata. Sejumlah Polisi Wanita (Polwan) melakukan devile menggunakan sepeda motor saat peresmian polwan patroli wisata di Mapolres Blitar, Jawa Timur, Jumat (24/3/2017). Guna menekan angka kriminalitas di sejumlah kawasan wisata, polres setempat menyiagakan Tim Patroli khusus polwan yang dibekali kemampuan dasar perorangan. (ANTARA FOTO/Irfan Anshori)
Ilustrasi--Polwan Patroli Wisata. Sejumlah Polisi Wanita (Polwan) melakukan devile menggunakan sepeda motor saat peresmian polwan patroli wisata di Mapolres Blitar, Jawa Timur, Jumat (24/3/2017). Guna menekan angka kriminalitas di sejumlah kawasan wisata, polres setempat menyiagakan Tim Patroli khusus polwan yang dibekali kemampuan dasar perorangan. (ANTARA FOTO/Irfan Anshori) (Antara)

Memetakan tempat rawan kejahatan serta meningkatkan patroli dan razia sudah selayaknya dilakukan.

Jika masih ada yang melanggar maka anggota Polri dapat melaksanakan penegakan hukum.

Poengky juga meminta Polri menggunakan teknologi dan peralatan yang modern termasuk drone untuk melakukan pemantauan dari udara.

"Drone bisa dimanfaatkan untuk memantau wilayah yang sulit dijangkau," imbuhnya.

Poengky menambahkan bahwa Polri juga harus koordinasi dengan Pemda dan pihak swasta terkait CCTV guna dapat mengakses CCTV di seluruh wilayah.

Lebih lanjut, Poengky mengapresiasi langkah Polri yang banyak membantu masyarakat terdampak virus corona dengan berbagai upaya.

Misalnya merealokasikan dana Polri untuk program Keselamatan membantu sopir dan kernet terdampak dengan pelatihan dan diberi bantuan Rp 600 ribu per bulan. selama tiga bulan.

"Polri bersama-sama TNI sudah banyak membangun dapur umum dan membagikan makanan bagi masyarakat terdampak. Termasuk membagikan sembako hingga ke pelosok. Ini juga bisa meminimalisir angka kriminalitas," tambahnya.

Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved