Breaking News:

Virus Corona

Cegah Covid-19, Mundipharma Indonesia Dukung Adinkes Gelar Edukasi Online bagi Dinkes se-Indonesia

Dalam rangak mencegah dan memutus rantai Covid-19, Mundipharma Indonesia mendukung Adinkes untuk menggelar Edukasi Online bagi Dinkes se-Indonesia.

Editor: Fred Mahatma TIS
Istimewa
Educator & Trainer Mundipharma dr Mery Sulastri 

"Dan kali ini, melihat Indonesia sedang berjuang  melawan COVID-19, maka edukasi fokus pada Penguatan Manajemen Response Pandemi COVID-19. Edukasi ini menghadirkan  narasumber dari Kementerian Dalam Negeri RI, Kementerian Kesehatan RI dan mitra strategis, Mundipharma,” tuturnya.

Ketua Umum ADINKES dr Krishnajaya MS
Ketua Umum ADINKES dr Krishnajaya MS (Istimewa)

Edukasi di saat wabah

Sementara itu, Country Manager Mundipharma Healthcare Indonesia Mada Shinta Dewi mengatakan, “Mundipharma sebagai mitra strategis dari Kementerian Kesehatan RI, sebagai wujud implementasi Nota Kesepahaman dalam kerangka GERMAS yang telah ditandatangani oleh kedua belah pihak sejak 2017, menyambut baik upaya edukasi kepada masyarakat."

Salah satu edukasi dalam nota kesepahaman tersebut adalah mengenai edukasi kesehatan saat utbreak/wabah.

"Kali ini dalam wabah pandemi COVID-19, kami mendukung pemerintah Indonesia, khususnya garda terdepan di pelayanan primer melalui jejaring Adinkes untuk menghadapi Covid-19 dan cegah dan putus rantai pesebaran infeksi Covid-19,” tuturnya.

Sedang Ketua Departemen Laboratorium Mikrobiologi FKUI dr Anis Kurniawati SpMK mengatakan, “Di saat data efektivitas terhadap SARS-CoV-2 masih terbatas, penggunaan antiseptik dengan aktivitas mikrobisidal yang berspektrum luas, seperti contohnya Povidone-Iodine dapat mendukung dalam mencegah penyebaran infeksi saat wabah COVID-19.”

Educator & Trainer Mundipharma dr Mery Sulastri
Educator & Trainer Mundipharma dr Mery Sulastri (Istimewa)

Rekomendasi penggunaan sabun antiseptik

Educator & Trainer Mundipharma dr Mery Sulastri mengatakan ”The Association for Professionals in Infection Control and Epidemiology (APIC) dan The US Centers for Disease Control (CDC) merekomendasikan penggunaan sabun antiseptik untuk membunuh dan menghambat pertumbuhan organisme dan mengurangi jumlah mikroba lebih lanjut."

"Salah satu antiseptik, Povidone-Iodine (PVP-I), terbukti secara klinis memiliki spektrum luas terhadap virus, bakteri, dan kuman pathogen termasuk SARS-COV  dan MERS-COV," imbuhnya. (*)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved