La Liga Spanyol

Pemerintah Spanyol Larang Latihan Terbuka di La Liga Spanyol

Mewakli Pemerintah Spanyol, Direktur Pusat Siaga dan Darurat Kesehatan Spanyol, Fernando Simon, menolak dengan tegas wacana digelarnya kembali latihan

TWITTER.COM/RMADRIDHOME
Perseteruan Pepe dan Lionel Messi dalam duel Real Madrid versus Barcelona pada final Copa del Rey, 19 Januari 2012. 

Mewakli Pemerintah Spanyol, Direktur Pusat Siaga dan Darurat Kesehatan Spanyol, Fernando Simon, menolak dengan tegas wacana digelarnya kembali latihan terbuka bagi seluruh klub di La Liga Spanyol.

Dilansir dari marca.com, rencananya latihan terbuka tersebut akan dimulai 4 Mei atau 11 Mei 2020.

Selain itu, Simon juga menolak permintaan untuk melakukan tes cepat virus corona kepada pemain setelah melakukan latihan terbuka.

Penyerang Barcelona, Luis Suarez, merayakan golnya ke gawang Granada dalam laga lanjutan La Liga Spanyol di Stadion Nuevos Los Carmenes, Granada, Spanyol, Senin (3/4/2017) dini hari WIB.
Penyerang Barcelona, Luis Suarez, merayakan golnya ke gawang Granada dalam laga lanjutan La Liga Spanyol di Stadion Nuevos Los Carmenes, Granada, Spanyol, Senin (3/4/2017) dini hari WIB. (twitter.com/LaLigaEN)

"Pemerintah Spanyol meminta latihan terbuka dilarang untuk sementara. Kemudian juga rekomendasi kami adalah bahwa kami tidak akan mengusulkan pengujian massal pada orang tanpa gejala. Ini tidak berarti bahwa perusahaan tidak dapat melakukan tes yang sesuai dengan rekomendasi yang akan diberikan oleh kelompok ahli," tandas Fernando Simon.

Simon menambahkan bahwa bila klub ingin melakukan tes cepat, maka klub tidak hanya berpedoman pada hasil positif atau tidak.

Tapi, mereka harus dapat menafsirkan dengan benar dengan melakukan tes lebih lanjut.

"Bila klub melakukan tes ini, maka mereka harus melakukan tes lebih lanjut. Agar hasil tes benar-benar valid. Dikhawatirnya klub salah menafsirkan hasil tes cepat," ujar Ferando Simon.

Penulis: Dodi Hasanuddin
Editor: Dodi Hasanuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved