virus corona jabodetabek

Kasus Pandemi Corona Masih Alami Peningkatan Jadi Alasan Pemkot Bekasi Ajukan Perpanjangan PSBB

Kasus positif covid-19 di Kota Bekasi menyentuh angka 229, dengan angka kematiam mencapai 125 orang.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Dedy
Wartakotalive.com/Muhammad Azzam
Petugas gabungan dari Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Polres Metro Bekasi Kota, Kodim 0507 Kota Bekasi saat melakukan pemerikasaan terhadap kendaraan di Exit Tol Bekasi Barat, pada Rabu (15/4/2020). 

Pemerintah Kota Bekasi bakal mengajukan perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Diketahui PSBB Kota Bekasi telah dimulai Rabu 15, April 2020 dan akan berakhir pada Selasa 28 April 2020.

“Kemungkinan besar kita ajukan perpanjangan PSBB melihat tren kasus Covid-19, apalagi DKI Jakarta kan perpanjang,” kata Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi kepada Wartakota di Stadion Patriot Candrabaga, pada Minggu (26/4/2020).

Pria yang disapa Pepen itu menjelaskan untuk pengajuan PSBB itu, Minggu kemarin dirinya menggelar rapat bersama gugus tugas Covid-19. Rapat itu berisikan evaluasi semua perjalanan PSBB.

“Kalau kita lihat dari aspek ekonomi dan sosial PSBB ini tentunya punya dampak yang sangat luar biasa,” jelas Pepen.

Akan tetapi, pandemi corona ini masih terus mengalami peningkatan dan harus dicegah dengan pembatasan sosial.

Kasus positif covid-19 di Kota Bekasi menyentuh angka 229, dengan angka kematiam mencapai 125 orang.

“Kalau menurut saya dari logika perbandingan poin tadi, mau tidak mau dan karena episentrumnya di Jakarta dekat Bodebek ini rasanya harus sama dengan DKI, perpanjang PSBB,” ungkap Pepen.
Sore kemarin, Pepen mengungkapkan akan berkomunikasi dengan Bupati Bogor, Bupati Bekasi, Wali Kota Bogor dan Depok untuk membahas perpanjang PSBB.

Minta pendapat gubernur

Sementara ituPemerintah Kabupaten Bekasi akan mempertimbangkan apakah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diperpanjang atau tidak.

Bupati BekasI, Eka Supria Atmaja, menyebut jika dilihat dari kurva kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi cenderung mendatar. Tidak terjadi kenaikan yang cukup signifikan.

Maka itu, sambung Eka, dirinya akan meminta pendapat dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengenai perlu atau tidaknya melakukan perpanjangan pelaksanaan PSBB di wilayah Kabupaten Bekasi.

“Ya kami juga akan meminta pendapat dari Gubernur Jawa Barat, beliau juga kan yang berhubungan ke Kementerian Kesehatan,” ungkap Eka, Minggu (26/4/2020).

Saat ini, kata Eka, tengah dilakukan evaluasi bersama Unsur Forkompinda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah).

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved