Virus Corona

Rusunawa Nagrak dan Mess Diklat Maritim IPC Representatif Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Rusunawa Nagrak dan Mess Diklat Maritim IPC Representatif Jadi Tempat Isolasi Pasien COVID-19

istimewa
Rusunawa Nagrak Kecamatan Cilincing dinilai representatif untuk dijadikan tempat isolasi bagi pasien positif COVID-19. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -Rusunawa Nagrak Kecamatan Cilincing dan Mess Diklat Maritim IPC Kecamatan Koja dinilai representatif untuk dijadikan tempat isolasi bagi pasien positif COVID-19.

Rusunawa Nagrak Tower 3 Kecamatan Cilincing memiliki 500 unit dalam kondisi kosong. Setiap unitnya terdiri dari 2 kamar tidur, dapur, kamar mandi dan balkon.

Sementara Mess Diklat Maritim IPC Kecamatan Koja memiliki 10 kamar tidur. Kedua lokasi tersebut dinilai layak dan berpotensi untuk dijadikan rumah isolasi.

Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan Percepatan COVID-19 Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim menjelaskan kedua lokasi itu representatif dijadikan rumah isolasi.

Lalu Zohri Beberkan Metode Latihannya di saat Bulan Ramadhan

"Prinsipnya rumah isolasi ini untuk rawat jalan apabila membutuhkan perawatan lebih lanjut akan kita sampaikan rujukan untuk dibawa ke rumah sakit," kata Ali, Jumat (24/4).

Langkah antisipasi menekan penyebaran COVID-19 di antaranya menyiapkan rumah isolasi bagi para pasien positif dengan kriteria tanpa gejala dan tidak memiliki penyakit penyerta.

"Bisa dibilang ini sebagai isolasi dan juga transit bagi pasien COVID-19 yang rumahnya tidak memadai untuk dilakukan isolasi mandiri," kata Ali.

Ali juga menghimbau kepada kecamatan dan kelurahan untuk menggunakan potensi yang ada baik itu aset pemerintah dan swasta yang memang sudah disetujui.

Bahkan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara akan berkolaborasi dengan unsur lainnya dalam melengkapi fasilitas yang akan dijadikan rumah isolasi.

Dampak Virus Corona, Pedagang Takjil Jalan Panjang Kebon Jeruk Keluhkan Penjualan Turun Drastis

Hari ini, kita turun untuk meninjau langsung sejumlah lokasi yang diusulkan menjadi rumah isolasi di setiap kecamatan," ujar Ali.

Menurut Ali, nantinya setiap kelurahan dan kecamatan perlu menyiapkan rumah isolasi apabila terjadi lonjakan pasien COVID-19 di wilayahnya.

"Kita sudah cek disetiap kecamatan ada beberapa lokasi yang diusulkan. Nanti akan dibahas dan ditetapkan apakah lokasi itu tergolong memadai atau tidak untuk rumah isolasi," ujar Ali.

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved