Virus Corona

Pemerintah Larang Mudik, 205 Ribu Tiket Dibatalkan Calon Penumpang Kereta

Pemberlakuan larangan mudik bagi masyarakat di tengah pandemi Covid-19, membuat pembatalan tiket kereta api oleh calon penumpang mengalami kenaikan.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Yaspen Martinus
Warta Kota
ILUSTRASI: Penumpang sedang antre membeli tiket Kereta Api langsung di Stasiun Senen, Jakarta Pusat, Kamis (5/12/2019). PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menyatakan tiket kereta api untuk masa Angkutan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 sudah terjual sekitar 30-40 persen sejak H-30. Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha 

WARTAKOTALIVE, SENEN - Pemberlakuan larangan mudik bagi masyarakat di tengah pandemi Covid-19, membuat pembatalan tiket kereta api oleh calon penumpang mengalami kenaikan.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Stasiun KA Senen Dananjaya.

Ia mengaku pembatalan tiket sudah terjadi sejak sebelum Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diberlakukan.

PDIP Minta Anies Baswedan Gratiskan Biaya Sewa Rusun Selama Pandemi Covid-19 Seperti Jawa Timur

Namun, seiring adanya larangan mudik, membuat pembatalan tiket mengalami lonjakan lebih dari 2.000 tiket dalam sehari.

"Lonjakan pembatalan ada. Biasanya sekitar jam 12-an itu 1.100 tiket yang dibatalkan."

"Hari ini saja sudah ada 1.500 tiket yang dibatalkan di jam 12 tadi, kemungkinan terus naik," kata Dananjaya saat dimintai konfirmasi, Kamis (23/4/2020).

BREAKING NEWS: 2 Penghuni Rumah Tewas Akibat Kebakaran di Sunter Agung Jakarta Utara

Sejak pembatasan operasional KA selama masa PSBB, stasiun cenderung lebih sepi.

Sebab, KAI hanya memberangkatkan 1 KA jarak jauh, sebelum akhirnya disetop karena adanya larangan mudik.

"Sampai kemarin waktu masih dioperasikan tidak ada kenaikan, karena jumlah kursi pun dibatasi 30 kursi per gebong," paparnya.

Soal Larangan Mudik, Pemkot Depok Tunggu Arahan Teknis dari Pemerintah Pusat

Terpisah, KA Humas Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa mengatakan, sejak 1 Maret hingga 20 April, terdapat sekitar 205 ribu tiket yang dibatalkan oleh para penguna jasa kereta api.

Dari 205 ribu tiket ini, 120 ribu tiket di antaranya dibatalkan pada priode 1-30 Maret 2020, dan 85 ribu tiket lainnya ini dibatalkan pada 1-20 April 2020.

"Jadi memang lebih banyak di Bulan Maret kalau untuk pembatalan sendiri."

Jika Semua Warga Disiplin Patuhi Semua Aturan, PSBB di Kota Depok Kemungkinan Tak Diperpanjang

"Itu untuk perjalanan yang bervariasi, dan untuk pembatalan hingga 4 Juni, bea tiket dikembalikan 100 persen," jelasnya.

Menurut Eva, bagi para calon penumpang yang sudah memiliki tiket, akan dikembalikan penuh oleh KAI, dengan dihubungi oleh Contact Center KAI 121 untuk mendapatkan panduan lebih lanjut.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved