Virus Corona

Mantan Kiper Arsenal Pertanyakan Kebijakan Larangan Penonton Masuk Stadion saat Pandemi Covid-19

Menurut Lehmann, sebaiknya kompetisi Bundesliga Jerman kembali digelar dengan jumlah penonton yang terbatas.

AFP/Kompas.com
Striker Borussia Dortmund, Pierre-Emerick Aubameyang, merayakan golnya ke gawang Augsburg pada lanjutan Bundesliga di Stadion Signal Iduna Park, Minggu (25/10/2015). 

Mantan penjaga gawang tim nasional Jerman, Jens Lehmann, mempertanyakan kebijakan yang tidak mengizinkan suporter memasuki stadion sepak bola di tengah pandemi virus corona. Katanya, seharusnya suporter diizinkan masuk ke dalam stadion untuk mendukung tim kesayangannya.

Gelandang Bayern Muenchen, David Alaba (putih) menjauhkan bola dari sergapan gelandang Bayer Leverkusen, Karim Bellarabi.
Gelandang Bayern Muenchen, David Alaba (putih) menjauhkan bola dari sergapan gelandang Bayer Leverkusen, Karim Bellarabi. (Tribunnews.com)

Menurut Lehmann, sebaiknya kompetisi Bundesliga Jerman kembali digelar dengan jumlah penonton yang terbatas. Dia mencontohkan Allianz Arena, markas Bayern Muenchen, yang memiliki 75.024 kursi, bisa diisi hingga maksimal 20.000 orang saja.

Bundesliga sendiri besar kemungkinan akan digelar kembali pada awal Mei mendatang dan tanpa kehadiran penonton di dalam stadion, karena pemerintah Jerman melarang pengumpulan massa dalam jumlah besar hingga bulan September 2020.

“Mengapa 20.000 orang tidak boleh masuk stadion seperti Allianz Arena, di mana kapasitasnya 70.000?“ kata Lehmann, seperti dikutip laman Football Italia.

“Pemisahan jarak 10 meter akan cukup untuk menghindari penyebaran virus. Penggemar tidak akan saling kontak satu sama lain,” tambah mantan penjaga gawang andalan Arsenal itu.

Penyerang Bayern Muenchen, James Rodriguez (tengah), merayakan golnya ke gawan RB Leipzig dalam laga lanjutan Liga Jerman di Stadion Allianz Arena, Muenchen, Jerman, Minggu (29/10/2017) dini hari WIB. (twitter.com/bundesliga_en)
Penyerang Bayern Muenchen, James Rodriguez (tengah), merayakan golnya ke gawan RB Leipzig dalam laga lanjutan Liga Jerman di Stadion Allianz Arena, Muenchen, Jerman, Minggu (29/10/2017) dini hari WIB. (twitter.com/bundesliga_en) (Antaranews.com)

Sebelumnya Perdana Menteri Bavaria Markus Soeder dan Perdana Menteri Nordrhein-Westfalen Armin Laschet, menilai aktivitas terkait kompetisi sepak bola bisa dilanjutkan lebih cepat dari perkiraan banyak pihak, selama masa karantina wilayah (lockdown) yang diberlakukan saat ini dipatuhi oleh semua warga Jerman dan ada jaminan kesehatan ketika kompetisi dilanjutkan kembali.

"Apa yang dipresentasikan DFL (Deutsche Fussball Liga, penyelenggara Bundesliga) dalam beberapa hari terakhir menunjukkan bahwa ada perlindungan. Saya memperkirakan bahwa kami, Bundesliga, bisa kembali bermain bila tanpa penonton," kata Armin Laschet, seperti dilansir Bild.

Sementara Soeder menyadari akan ada risiko, sehingga semua harus disiplin dalam menjalankan perintah. „Ini seperti berjalan di seutas tali. Kita sekarang harus berhati-hati agar tidak berlebihan atau bersikap sembrono,“ katanya.

Penulis: Merdi Iskandar
Editor: Merdi Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved