Travelling

Gara-gara Covid-19, Pasangan Turis Asal Rusia Ini Harus Tinggal di Gua Selama Sebulan di Thailand

Pasangan turis asal Rusia ini memilih tinggal di gua setelah Covid-19 menyerang tempat wisata di Thailand. Pasangan ini enggan pulang ke Negaranya

Penulis: Rusna Djanur Buana | Editor: Rusna Djanur Buana
viral press via The Sun
Pasangan turis asal Rusia di evakuasi 

Nasib sial dialami pasangan turis asal Rusia. Mereka harus tinggal di dalam gua batu di Thailand selama sebulan penuh akibat pandemi Covid-19. Mereka menolak pulang ke negaranya karena saat ini Rusia yang sedang siaga satu melawan Corona.

Seperti dilansir The Sun, pasangan yang berusia 30 tahun ini ditemukan polisi di antara bebatuan Pantai Krabi, sebuah tujuan wisata yang populer di Thailand. Untuk bertahan hidup, pasangan yang dirahasiakan namanya ini, memakan makanan yang mereka simpan. Saat malam hari mereka menyalakan api unggun untuk menghangatkan badan.

Kepada polisi setempat mereka mengatakan tiba di kawasan Krabi dua bulan lalu. Tapi sejak awal april mereka diusir dari hotel karena situasi semakin memburuk akibat virus Corona. Pemerintah Thailand memang menutup hotel, resort dan tempat wisata, di beberapa kawasan termasuk Krabi untuk menyegah penyebaran virus mematikan itu.

Gua tempat tinggal Turis Rusia
Gua tempat tinggal Turis Rusia (viral press via The Sun)

Sejak saat itulah pasangan ini tinggal di gua di Teluk Tonsai di distrik Ao Nang, karena mereka tidak memiliki kontak siapapun dan berusaha untuk bertahan hidup di dalam gua lembab itu.

Mereka akhirnya terpaksa menghubungi polisi setelah kamera dan drone mereka dicuri. Tapi kasus ini ditutup setelah polisi tidak dapat menemukan pelakunya. Pasangan ini kemudian dievakuasi dan menjalani tes virus Corona. Haslinya mereka negatif Covid-19.

Menurut media setempat, Kedutaan Besar Rusia di Thailand sudah menerima laporan itu. Namun mereka justru tetap ingin tinggal di Thailand untuk menghindari Rusia karena krisis yang sedang berlangsung.

Thailand saat ini memiliki 2.792 kasus yang terkonfirmasi, sementara di Rusia tercatat 42.853 orang terinfeksi. Thailand telah memperpanjang larangan terbang untuk mencegah turis memasuki negara itu hingga akhir bulan. Jika wabah Covid-19 tak kunjung mereda, hal itu akan semakin memperparah kondisi ekonomi Negeri Gajah yang mengandalkan pendapatan dari sektor pariwisata itu.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved