Sport

Dianggap Memberi Informasi Keliru, Video Teori Konspirasi Covid-19 Jelena Djokovic Dihapus Instagram

Instagram menghapus postingan video Jelena Djokovic karena dianggap berisi informasi palsu. Video itu menyebut adanya teori konspirasi virus Covid-19

Instagram @Jelena-Djokovic
Jelena dan Novak Djokovik 

JELENA Djokovic menempatkan dirinya dalam situasi "panas". Istri pertenis nomor satu dunia Novak Djokovic itu harus siap dirundung oleh netizan. Postingan video di media sosialnya dihapus oleh Instragram karena mengandung konten membahayakan dan memalukan.

Parahnya, hal itu dilakukan Jelena hanya sehari setelah Djokovic membuat pernyataan kontroversial. Djokovic menegaskan dirinya anti pemberian vaksin virus Corona kepada orang yang ingin melakukan sebuah perjalanan.

Belum lama ini Jelena mengunggah rekaman video seorang dokter asal Amerika Dr Thomas Cowan yang menyebut ada teori konspirasi terkait dengan pandemi Covid-19. Dalam video itu dijelaskan, tekonologi informasi 5G memiliki peran besar atas terjadinya krisis kesehatan di seluruh dunia.

"Apa yang Anda pikirkan tentang virus Corona? Banyak video yang berisi tentang perdebatan situasi terakhir #coronavirus, penyebab, penyembuhan, pencegahan," tulis Jelena di akun Instagramnya yang memiliki lebih dari 500.000 pengikut itu.

"Siapapun yang punya waktu luang, silakan cek video ini dan biarkan saya tahu apa yang Anda pikirkan," imbuhnya.

Unggahan itu langsung mengundang 1.000 lebih komentar sebelum Instagram menghapus postingan yang dianggap berbahaya dan memalukan itu. Media sosial saat ini memang disibukkan oleh informasi yang tidak tepat tentang virus Corona. Banyak konten yang berisi informasi palsu, bahkan berbahaya telah dihapus.

Sehari sebelumnya, sang suami juga membuat pernyataan kontroversial. Melalui keterangan yang dikirim ke The Associated Press, Djokovic mengatakan, "Secara pribadi saya menolak pengggunaan vaksinasi untuk melawan Covid-19 sebelum seseorang melakukan sebuah perjalanan. Tapi jika itu sebuah kewajiban, saya akan berpikir ulang. Itu perasaan saya saat ini, saya tidak tahu apakah ke depan akan berubah, tapi itu sangat memengaruhi profesi saya."

Penulis: Rusna Djanur Buana
Editor: Rusna Djanur Buana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved